Pamer Ibadah Di Media Sosial, Bolehkah?

Pamer Ibadah Di Media Sosial, Bolehkah?

2016-03-22_7-14-55

Ada fenomena memprihatinkan, yakni banyak umat Islam yang menulis update status berisi kegiatan ibadah atau amal kebaika, sehingga kesannya mereka pamer amal atau ingin mendapatkan pujian dan dibilang “hebat” oleh orang lain.

Riya’ adalah dengan sengaja memperlihatkan atau mempertunjukkan amal kebaikan atau ibadah agar amal tersebut dilihat orang dan mendapat simpati atau pujian orang lain.

Dalam Islam, amal ibadah hanya untuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala, tidak usah diperlihatkan kepada orang lain, apalagi di media sosial yang ruang lingkupnya sangat luas. Pahala kebaikan akan hilang jika dipamerkan (riya’).

Berikut ini dalil larangan pamer ibadah kepada orang lain, termasuk menuliskannya sebagai update status di media sosial.

“Katakanlah wahai Muhammad sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia seperti kalian, yang diwahyukan kepadaku bahwa sesungguhnya Tuhan kalian adalah tuhan yang Maha Esa. Barangsiapa mengharapkan perjumpaan dengan tuhannya maka hendaklah ia megerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seseorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya” (QS. Al-Kahfi:110).

“Sesuatu yang paling aku khawatirkan menimpa kamu sekalian ialah syirik paling kecil. Maka beliau ditanya tentang itu. Beliau berkata: Riya” (HR. Ahmad, Thabrani, Ibnu Abid Dunya dan Baihaqi).

“Bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan menimpa kamu sekalian ialah syirik yang paling kecil. Mereka bertanya: Apakah itu syirik yang paling kecil ya Rasulullah? Beliau menjawab: Riya’! Allah berfirman pada hari kiamat, ketika memberikan pahala terhadap manusia sesuai perbuatan-perbuatannya: “Pergilah kamu sekalian kepada orang-orang yang kamu pamerkan perilaku amal kamu di dunia. Maka nantikanlah apakah kamu menerima balasan dari mereka itu.” (HR Ahmad).

Pada hadits di atas, jelas sekali, jika kita pamer ibadah (amal kebaikan) di media sosial, maka di akhirat nanti kita akan diperintahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk menemui fans, friends, atau follower yang memberi jempol, komentar, atau share. Karena kita beramal bukan karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata, tapi disertai riya’ alias syirik kecil.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

referensi : risalahislam
Klik Untuk Chat
👋 Hubungi Kami Via Whatsapp, Team Customer Support Online Kami Siap. Tanyakan Apapun Kepada Kami.