Mempercayai Hari Sial Termasuk Syirik

Mempercayai hari sial dan angka sial merupakan kebiasaan orang-orang jahiliyyah yang syirik, di mana Islam datang untuk menolak dan membatilkannya. Dalil-dalil yang ada pun jelas menyatakan keharaman dari kebiasaan tersebut.

Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَإِنْيَمْسَسْكَاللهُُبِضُرٍّفَلاَكَاشِفَلَهُإِلاَّهُوَوَإِنْيُرِدْكَبِخَيْرٍفَلاَرَادَّلِفَضْلِهِ

“Jika Allah menimpakan kepadamu kemudaratan maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia dan bila Dia menghendaki kebaikan bagimu maka tidak ada yang dapat menolak keutamaan-Nya.” (Yunus: 107)

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengabarkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

لاَعَدْوَىوَلاَطِيَرَةَوَلاَهَامَةَوَلاَصَفَرَ

“Tidak ada penularan penyakit (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah (menganggap sial dengan sesuatu), tidak ada kesialan dengan keberadaan burung hantu dan tidak ada pula kesialan bulan Shafar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Janganlah kita percaya terhadap apapun yang membuat sial karna sesungguhnya itu adalah perbuatan syirik. alangkah baiknya kita tetap berpikir positif dan menyangka semua hal yang terjadi sudah menjadi takdir dari Allah. Semoga kita selalu berada dalam lindungannya dan terhindar dari perbuatan syirik.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

referensi : ummi-online