Mengapa Ramadhan Terasa Cepat Berlalu?

 Mengapa setiap kali kedatangan bulan Ramadhan, terasa amat cepat berlalu? Baru masuk Ramadhan kok tiba-tiba sudah mau hari raya. karena kita kurang beribadah dalam mengisi setiap detik di bulan Ramadhan. Kita disibukkan dengan berbagai agenda, mulai dari buka puasa bareng teman-teman lama, mengejar target kerjaan agar bisa cuti lebaran, belanja berbagai kebutuhan dan alasan sejenis lainnya. Kita tidak mendekat pada quran melainkan hanya sebatas targetan khatam saja.

Padahal kalau kita mau berusaha keras, lihatlah yang dilakukan para ulama ketika Ramadhan…

Imam As Syafi’i mengkhatamkan Al Quran sebanyak 60 kali selama bulan Ramadhan, di luar yang ia baca dalam shalat tarawih. Imam Abu Hanifah juga melakukan hal yang sama. Sebagian dari orang-orang shalih ada yang khatam setiap pekan dan ada pula yang khatam setiap sepuluh hari.

Ibnu Abdul Hakam berkisah tentang Imam Malik. ia berkata “Apabila masuk Ramadhan, biasanya Imam Malik meninggalkan membaca hadits dan majelis-majelis ilmu untuk mengkhususkan diri membaca Al Qur’an dengan melihat mushaf. Katanya “Ini bulan Al Quran, tidak pantas ada perkataan yang menyibukkan dari Al Quran.”

Para ulama tersebut benar-benar mengisi hari-hari Ramadhan dengan quran, bahkan bacaan shalat mereka pun diperpanjang oleh hafalan quran.
Lalu bagaimana dengan kita? Ramadhan mendekati detik-detik akhir, sudahkah kita semakin dekat pada Allah dan kalamNya?
Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086
referensi : ummi-online