Pentingnya Berteman Dengan Orang Shalih

2016-04-05_6-25-28Berteman dengan orang shalih yang baik, akan dapat membahagiakan hati kita tentunya. Baik kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Salah pilih berteman dengan orang-orang jahat, akan menyengsarakan kehidupan dunianya terlebih di akhiratnya kelak.

Contoh Shahabat  Abu Hurairah merasakan kebahagiaan dalam dirinya dan keimanan memenuhi hatinya, karena dapat menemani Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam Maka beliau sangat bersukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas kenikmatan itu.

Sahabat Abu Hurairah berkata, ’’Segala puji bagi Allah yang telah memberikan petunjuk kepada Abu Hurairah untuk masuk Islam. Segala puji bagi Allah yang  telah mengajarkan Al-Quran kepada Abu Hurairah. Segala puji bagi Allah yang  telah mengaruniakan Abu Hurairah dapat berteman dengan Nabi Muhamad Shallallahu’alaihi wasallam.’’

Sahabat Abu Hurairah telah menegaskan hal ini kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, dan beliau buktikan dengan kegembiraan yang sangat ketika menghadiri majelis Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. Beliau bersungguh-sungguh memperhatikan dan menghapal ribuan hadits Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam.

Sahabat Abu Hurairah pernah berkata, “Aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih baik dari pada Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, seakan-akan beliau itu matahari berjalan di wajahnya.”

Tentunya kebahagiaan hidup bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam itu, bukan hanya dirasakan oleh Shahabat Abu Hurairah saja, namun kegembiraan tersebut hampir dirasakan oleh semua para Sahabat.

Contoh lain, tatkala sahabat Tsauban mendatangi Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam dengan wajah yang pucat, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam menyangka bahwa Tsauban terserang penyakit atau merasa sangat lapar. Namun Shahabat Tsauban mengatakan: “Wahai Rasulullah, aku tidak sakit dan tidak lapar,” Rasulullah balik bertanya, “Apa sebab wajahmu pucat?’’

Sahabat  Tsaubah menjawab, ’’Wahai Rasulullah, aku tadi di rumah timbul satu pemikiran, sekarang aku hidup di dunia, jika sesaat saja tidak bertemu dengan engkau, maka hidupku gelisah, lantas bagaimana kelak di akhirat?  Jika aku masuk surga tentu surgaku  berbeda dengan surgamu, berarti aku tidak bersamamu? ’’

Lalu Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam pun sempat terdiam hingga turun ayat yang artinya: ’’Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para shiddiiqiin, para syuhadak dan orang-orang shaleh, dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. Annisa: 69)

Maksudnya, bahwa manusia itu akan dikumpulkan di akhirat kelak bersama orang yang dicintai semasa hidupnya di dunia.

Siapa saja yang senang berteman dengan orang-orang shalih, maka kelak di akhirat akan dikumpulkan di sorga bersama orang-orang shalih.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086