Hati-Hati Dengan Pujian

Hati-Hati Dengan Pujian

2016-03-13_6-53-39

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, Yaitu: “Bersyukurlah kepada Alloh. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Alloh), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”. (QS. Luqman [31] : 12)

Yang Maha Terpuji hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala Jika ada manusia yang kaya raya, jabatannya tinggi, sangat populer di kalangan manusia, maka sesungguhnya semua itu tidak akan terjadi kecuali atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Orang kaya itu hanya ngaku-ngaku sebentar saja. Sebanyak apapun makanan yang tersaji di meja makannya, tetap saja jatahnya dialas oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Saudaraku, jika kita sudah memasuki wilayah “menikmati pujian” maka sesungguhnya itu adalah sumber penyakit. Adalah kebohongan jika kita mengucapkan “Alhamdulillaahi Robbil ‘aalamiin, segala puji hanya bagi Allah”, tetapi di dalam hatinya ia merasa pantas untuk dipuji.

Ini adalah hal yang penting, mengapa kita merasa jauh dengan Allah, padahal Allah Maha Dekat. Mengapa hati kita seperti tidak yakin akan keberadaan Allah, padahal sangat meyakinkan bahwa Allah ada. Mengapa? Salah satu penyebab yang berbahaya adalah karena kita terpenjara oleh pujian orang terhadap kita.

Kalau kita sampai menikmati pujian orang, merasa kita memang pantas dipuji, merasa pujian itu cocok dengan kita, sampai kita tidak mau jujur melihat diri kita yang sebenarnya, maka kita sudah masuk pada perangkap pujian.

Ketika kita sudah masuk perangkap pujian, maka naiklah hijab/penghalang di hati kita, naiklah ujub merasa diri hebat, sehingga terhalanglah hati kita dari nesehat. Jika sudah demikian akan jauh kita dari kebenaran, jauh dari kebaikan. Dan, jauh dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Karena hati kita telah terbungkus dengan noda dosa yang begitu pekat yaitu kesombongan. Padahal pujian datang karena mereka yang memuji kita itu tidak tahu bagaimana diri kita yang sebenarnya.

Kita tidak bisa menghalangi orang lain untuk memuji siapapun. Namun, jikalau pujian itu mengarah pada diri kita, maka segeralah kembalikan setiap pujian kepada Allah sembari mohon perlindungan kepada-Nya supaya hati kita selamat dari perangkap pujian yang melenakan dan mencelakakan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala. senantiasa melindungi kita.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

referensi : smstauhiid
Klik Untuk Chat
👋 Hubungi Kami Via Whatsapp, Team Customer Support Online Kami Siap. Tanyakan Apapun Kepada Kami.