Cara Menjaga Serta Meingkatkan Iman

Cara Menjaga Serta Meingkatkan Iman

2016-03-24_0-43-53
Seorang sahabat Nabi Shallallahu’alaihi wasallam, Hanzalah bin Abu Amir, pernah mengaku dirinya munafik. Pasalnya, ia merasa surga dan neraka itu deka hanya saat bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. Jauh dari Rasul, dirinya sering lupa.

Suatu hari, ia menyadari telah melalaikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Maka, ia pun keluar rumah hendak menuju masjid. Dia yakin Rasulullah ada di sana.

“Hanzalah telah munafik! Hanzalah telah munafik!” katanya mencerca diri sendiri. Dalam perjalanan, Hanzalah bertemu dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Abu Bakar terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Hanzalah

“Apakah yang telah kau katakan ini, wahai Hanzalah?” tanya Abu Bakar.

“Wahai Abu Bakr, ketahuilah Hanzalah telah menjadi munafik. Aku ketika bersama Rasulullah aku merasakan seolah-olah surga dan neraka itu sangat dekat padaku. Aku menangis karena takut neraka. Namun. di rumah aku tertawa riang bersama anak-anak dan istriku… Aku telah menjadi munafik!” jelas HanzalahAbu Bakar pun kian terkejut. “Kalau begitu, aku pun munafik. Aku pun sama denganmu wahai Hanzalah!”

Kedua sahabat itu pun langsung menemui Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. “Wahai Rasulullah, Hanzalah telah munafik.” Rasulullah bertanya. “Kenapa?”

“Ketika aku bersamamu ya Rasulullah, aku merasakan seolah-olah surga dan neraka itu sangat dekat. Aku pun menangis. Tapi, di rumah aku bergurau senda-gurau bersama anak-anak dan istriku. Tidakkah aku ini seorang munafik ya Rasulullah?”

Rasulullah tersenyum, lantas bersabda: “Demi yang jiwaku di tangan-Nya, andai kalian tetap seperti kalian di sisiku dan terus berdzikir, niscaya para malaikat akan berjabat tangan kalian, sedang kalian berada di atas tempat tidur dan di jalan raya, akan tetapi wahai Hanzalah, ada waktumu (untuk beribadah) dan ada waktumu (untuk duniamu)” (HR. Muslim).

Dari kisah di atas, maka di antara menjaga dan meningkatkan keimanan adalah sering-sering berada “bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam”. Tentu, maksudnya adalah mengkondisikan diri seperti kita tengah berada dalam majelis ilmu Rasulullah seperti para sahabat dulu, yakni Mengikuti Pengajian.
Selain itu:
  1. Sering membaca Al-Quran
  2. Bergaul dengan Orang-Orang Shalih
  3. Bergabung Grup dan Page Islami.
Namun demikian, sebagaimana Rasul sabdakan, kita tidak harus melupakan kehidupan dunia, bekerja, kuliah, dan sebagainya, asalkan selama aktivitas apa pun itu kita senantiasa mengingat Allah (dzikir) dan tidak melupakan kewajiban sebagai Muslim terutama shalat.
Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086
referensi : risalahislam
Klik Untuk Chat
👋 Hubungi Kami Via Whatsapp, Team Customer Support Online Kami Siap. Tanyakan Apapun Kepada Kami.