Ramadhan Romantis Bersama Alquran

Sahabat Rumah Kurma Sahara, sadarkah saat ini kita memasuki masa keemasan Al-Qur’an, dimana tua muda lagi beramai-ramai mendekatkan diri kepada Allah lewat Al-Qur’an. Ya, dekat dengan Al-Quran adalah suatu kemenangan dari peperangan yang abadi. Karena pada dasarnya jiwa akan berat untuk bisa selalu bersama dengan Al-Quran.

‘Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan.’  Al Furqan : 30

‘Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran.’ – Al Qamar : 17

Menghafal Al-Qur’an itu memang mudah, tapi hanya untuk orang-orang yang menginginkannya. Kalau kita ingin menghafal Alquran, pastikan kita memenuhi langkah-langkah ini:

Pertama, ketika kita mulai menghafal Al-Qur’an, pastikan niat kita lurus. Bahwa Allah memiliki keluarga di dunia, yaitu para ahli Al-Qur’an. Tidak ada posisi tertinggi selain menjadi keluarga Allah, jadi luruskan niat, hilangkan perasaan ingin menjadi hafidz karena ingin dipuji, dihormati, atau unsur dunia lainnya.

Kedua, menentukan target yang jelas kapan kita akan tuntas menghafal Al-Qur’an. Tidak perlu terburu-buru, karena para sahabat pun memerlukan waktu puluhan tahun untuk menghafal Al-Qur’an. Kecepatan dalam menghafal akan terus bertambah seiring tingginya interaksi kita dengan Al-Qur’an.

Ketiga, adalah istiqomah dalam menghafal sehingga Allah bimbing untuk dimudahkan. Salah satu cara agar kita istiqomah adalah memiliki teman seperjuangan dalam menghafal Al-Qur’an. Karena dalam menghafal akan banyak titik jenuh sehingga butuh sparing partner.

Nampak mudah saat dicatat namun sangat menantang ketika dikerjakan ya, teman. Tenang, simak juga tips mudah menghafal Alquran di bawah ini:

1. Selalu Tersenyum
Selain merupakan sunah Rasul, tersenyum juga akan me-refresh otak kita sehingga siap menerima hal baru. Pastikan kita tersenyum ketika ingin menghafal Al-Qur’an ☺

2. Husnudzon kepada Allah dan Al-Qur’an bahwa Al-Qur’an pasti bisa dihafal.

3. Gunakan kelima indra sebagai instrumen dalam menghafal : mata, telinga, hati, mulut, dan seluruh tubuh harus fokus ke ayat yang ingin dihafal hingga konsentrasi kita bisa menembus Arsy-Nya.

4. Perkuat amalan sunnah salat malam dan puasa.
Mustahil dikatakan sebagai penghafal Al-Qur’an bila ia tidak menghidupkan malam-malamnya dengan sholat dan mustahil dikatakan sebagai penghafal Al-Qur’an kalau puasa sunahnya tidak istiqomah.

Terakhir, dalam upaya kita menghafal Al-Quran. Ganjarannya bukanlah bertambahnya hafalan, melainkan adanya romantisme berupa Sakinah, Rahmah, Kebersamaan, dan Pengakuan dari Allah swt.

Saat menghafal Al-Quran, kita dituntut untuk terus menerus mengulang dengan kesabaran. Jangan terburu-buru. Kewenangan kita hanyalah mengulang-ulang bacaan kita. Sisanya biarlah Allah Swt yang mengumpulkan ayat-ayat tersebut. Sehingga bertambahnya bacaan kita dan naiknya level kita akan menjadi ‘beban’ di dunia namun akan menjadi indah di akhirat.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *