Agar Emosi Terjaga di Ramadhan Mulia

Ramadhan adalah bulan produktivitas, yang menandakan tetap terjalinnya interaksi antarsesama manusia serta berisiko akan lahirnya konflik, baik kecil maupun besar.

Nah, bagaimana mengendalikan emosi ketika menghadapi konflik dan dinamika yang muncul agar keberkahan Ramadhan tetap terkucur di hari-hari kita?

Ingatlah selalu sifat-Nya: ar-Rahman dan ar-Rahim. Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dia yang tak pernah luput mengasihi seluruh makhluk-Nya, baik yang beriman pada-Nya maupun tidak.

Oksigen yang kita hirup secara cuma-cuma, setiap jengkal tubuh yang mengandung keajaiban penciptaan yang tidak bisa ditandingi dengan secanggih apapun teknologi manusia, semuanya adalah pemberian-Nya.

Ar-Rahim, kasih sayang-Nya yang dikhususkan untuk orang-orang yang beriman.

Pada syari’at dan ketentuan yang diwajibkan untuk kita yang beriman pada-Nya, sesungguhnya tersimpan segunung kasih sayang Allah yang bertujuan untuk melindungi dan menuntun hidup kita.

Salah satu hikmah dari menahan lapar dan dahaga selama Ramadhan misalnya, memberi ruang detoksifikasi yang pada akhirnya berefek baik pada tubuh kita.

Mengingat-ingat bahwa rahman dan rahim-Nya meliputi semesta seharusnya membuat kita lebih bisa menahan diri dari emosi yang merusak, seperti berlaku kasar dan mengeluarkan amarah.

Bahkan pada Fir’aun yang mengaku diri sebagai tuhanpun, Allah masih memerintahkan Nabi Musa alahissalam berkata lemah lembut untuk menyadarkannya.

Maka, mengapa kita tidak bisa berlaku lemah lembut pada sesama manusia yang belum tentu selevel Fir’aun sang penantang Musa?

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086