Bekal Mudik Ke Kampung Akhirat

Sahabat rumah kurma sahara, Yang meyakini adanya hari akhir, adanya hari pembalasan, harusnya lebih giat dalam aktivitasnya di dunia ketimbang yang tidak meyakini adanya yaumil qiyamah. Teorinya begitu, tetapi kenyatannya, kinerja seorang Muslim seringkali kalah jauh dengan yang kafir. Padahal yang kafir amal mereka hanya diharap balasannya di dunia.

Nah, kalau sudah begitu, seharusnya yang merasa Muslim harus banyak introspeksi, jangan-jangan iman kepada hari akhir itu hanya jadi pengakuan sekadarnya saja. Padahal menurut sahabat Ali bin Abu Thalib, saat seseorang bertakwa pada Allah, dia pasti akan melakukan persiapan atau bekal yang banyak menuju hari pembalasan.

Dan kita ketahui bahwa bekal amal salih itu hanya bisa dibuat di dunia, dimana ada amal tanpa hisab. Tapi di setelah mati yang ada adalah hisab tanpa amal, semua selesai. Kita tidak hendak membanding-bandingkan, tapi kita bisa lihat bahwa bila sekedar amal saja, orang kafir pada Allah juga bisa, seharusnya kita bisa lebih baik dengan amal salih.

Bila kita tidak serius di dunia ini untuk mengumpulkan bekal, apalagi bulan Ramadhan ini, lantas apalagi yang bisa membuat kita serius? Apakah harus berkalang tanah dulu? Bagi yang memahami bahwa ada kehidupan kekal setelah yang saat ini, justru dia bukan malah lemas dan tak semangat, justru ia lebih memiliki alasan untuk beramal salih.

Sebab yang mengetahui dan meyakini pastinya kematian, pasti akan mempersiapkannya lebih dari yang tak meyakininya. Apalagi meyakini adanya hari berbangkit kelak.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086