Agar Al-Qur’an Membahagiakan Jiwa Kita

Bagaimana agar tilawah Al-Qur’an berdampak membahagiakan jiwa? Yakni dengan tilawah Al-Qur’an sebaik-baiknya, yang ditandai dengan :

  • Keikhlasan dan penghambaan kepada Allah SAW yang utuh.
  • Tilawah yang setengah-setengah apalagi sedikit keikhlasan dan penghambaan kepada Allah Saw, tidak akan memberi dampak bahagia. Karena saat itu hati manusia terpecah dan tidak fokus dalam membaca Al-Qur’an. Hatinya bersama kesibukan dunia, sementara lidahnya mengucapkan ayat-ayat Al-Qur’an, maka mustahil manusia dapat menikmati tilawahnya.
  • Tilawah yang banyak dan intensif, terus menerus, tidak terhenti karena rasa malas, tidak bersemangat, sibuk dan lain-lain. Begitu juga bukan tilwah yang sekali-kali dilakukan lalu ditinggalkan.
  • Tadabbur atau menghayati setiap ayat yang dibaca, sampai pada perasaan bahwa Allah SAW sedang menasehatinya.

Ciri Khas Orang yang Bahagia Bersama Al-Qur’an

Orang yang sudah dapat berbahagia dengan Al-Qur’an terlihat dalam sikap-sikap berikut ini :

  • Selalu bersama Al-Qur’an dalam kesehariannya.
  • Sehari saja jauh dari Al-Qur’an, berarti jauh dari Allah SAW. Ia tidak ingin hal tersebut terjadi, karena ia akan merasakan kondisi jiwa yang tidak bahagia.
  • Akan lebih semangat membaca Al-Qur’an saat ditimpa masalah yang menghimpit dan sangat menyedihkan. Al-Qur’an akan selalu menghibur dan meringankan permasalahan yang dihadapinya.

Sebagai manusia tentu tidak akan hilang sifat-sifat manusiawinya, seperti futur (tidak bersemangat), malas dan lain-lain. Maka kondisi seperti ini tidak akan berlangsung lama, maksimal 24 jam dari kehidupannya. Beda dengan orang yang tidak bahagia dengan Al-Qur’an, futur dan malas jadi alasan untukmenjauh dari Al-Qur’an, alih-alih berusaha mengatasinya.

Saat dirinya lama tidak bersama Al-Qur’an, ia akan merasakan kekhawatiran dan gelisah yang luar biasa, takut akan kehilangan Al-Qur’an dalam waktu yang lama. Beda dengan orang yang tidak bahagia dengan Al-Qur’an, ia tidak akan merasakan apapun, walaupun sudah sebulan bahkan setahun tidak membaca Al-Qur’an, ia akan merasa tenang-tenang saja.

Topik ini dimaksudkan, agar kita dapat menjadi sahabat Al-Qur’an sepanjang hidup, betapapun banyak kendalanya. Bila menghadapi kendala, segera cari solusinya, niscaya kita dapat selamanya bersama Al-Qur’an.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *