Hijrah, momentum menduniakan Ka’bah

Hijrah dalam bahasa Arab berasal dari kata hajara, mempunyai makna dari segi bahasa yaitu Dhidd al-washl (lawan dari tetap atau sama). Sedangkan makna dari segi syara yaitu :

1. Menurut ibnu Hazm, Hijrah adalahTobat meninggalkan Dosa- dosa. Hijrah dari (meninggalkan) semua perbuatan yang terlarang oleh Allah menuju ke ridhoan Allah adalah wajib dikerjakan setiap orang. Sesuai dengan Sabda Rasulullah :

“Orang-orang yang berhijrah itu ialah orang yang meninggalkan segala apa yang Allah telah melarang daripadanya.” (HR. Bukhari)

Di katakan seseorang bertobat dari dosa- dosanya harus memenuhi beberapa syarat, yaitu :

• Menyesal
• Tidak akan mengulanginya
• Menambah amalan-amalan shaleh
• Tinggalkan teman lama dan temukan teman baru yang selalu mengajak kepada kebaikan
• Belajar ilmu Allah, sehingga tahu halal haramnya suatu perbuatan

2. Menurut Ibnu Rajal al-Hambali, Hijrah adalah Meninggalkan dan menjauhi keburukan untuk mencari, mencintai dan mendapatkan kebaikan.

3. Menurut Al-Jurjani, Hijrah adalah Pindah dari Daarul Kufr ke Daarul Islam (An-Nabhani, Asy-Syakhsiyyah al-Islamiyyah, II/276)
Rasululullah dan Shahabat rasulullah SAW saat itu, meninggalkan makkah menuju madinah meninggalkan darul kufr menuju kepada darul Islam. Hijrah Rasulullah saw. membawa dirinya dan para shahabat keluar dari makkah yang disana kaum muslim tidak bebas menghamba pada Allah (buruk) menuju madinah dimana kaum muslim bebas menghamba pada Allah (baik)

Salah satu dalil perintah hijrah adalah :

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Baqarah 2:218).

Hijrah Rasulullah dan para Sahabat

Hijrahnya Rasulullah

Saat kaum kafir Quraisy mengadakan rapat tertutup dan menghasilkan keputusan yaitu membunuh Nabi Muhammad dengan segera. Keputusan itu diusulkan oleh Abu Lahab dan disetujui oleh kaum Quraisy. Allah menurunkan wahyu melalui Malaikat Jibril yang berbunyi;
وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.” (Q.S. Al-Anfaal: 30)

Setelah menyampaikan wahyu tersebut, Jibril berkata:
“Wahai Rasulullah! Janganlah engkau tidur malam ini di atas tempat tidur engkau yang engkau telah biasa tidur di atasnya. Sesungguhnya Allah menyuruh engkau untuk berangkat hijrah ke Madinah.”

Para Tokoh penting pada saat Hijrah

Sahabat Abu Bakar RA beliau menemani Raulullah pada saat Hijrah. Sahabat Ali bin Abu Thalib beliau Menggantikan Nabi di tempat tidur Abdullah bin Abu Bakar beliau mengintai kegiatan orang Quraisy yang mengikuti Nabi. Abdullah Arqath beliau sebagai penunjuk jalan. Amir Fuhairah beliau pemberi susu kambing kepada Nabi. Dan dari kalangan sahabiyah ada Asma binti Abu Bakar, yang mengantar makanan untuk Nabi ketika berada di dalam gua Hira.

Makna Strategis Hijrah yaitu memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Dengan hijrah status manusia menjadi jelas. Apakah ia mukmin ataukan ia kafir ataukah ia mukmin yang taat ataukah tidak. Kemudian Hijrah juga menjadi berfungsi sebagai sebuah filter dan ujian bagi orang-orang yang beriman. Sebagaimana tertera dalam kitab “Fatawa Al-Aimah An-Najdiyah”, di sana terdapat sebuah ungkapan tentang urgensi hijrah

“Kalaulah bukan karena hijrah, tidaklah tegak dien ini, dan tidaklah pula Rabul ‘Alamin itu disembah dan tidak akan sempurna kebara’an (berlepas diri) dari orang-orang musyrik.”

Dalam hijrah saat itu, seseorang harus rela meninggalkan keluarganya, dunianya, dan kampung halamannya. Seseorang harus berpisah dengan sesuatu yang paling ia cintai sekalipun. Maka kewajiban saat hijrah itu adalah sangat berat untuk direaliasikan bahkan nabi dan para sahabatpun telah merasakan ke-berat-an dalam hal itu.

Rasulullah Shalalahu ‘alaahi wa Salam ketika hendak meninggalkan kota Makkah beliau mengatakan,

“Demi Allah sesungguhnya engkau (Makkah) adalah bumi Allah yang paling Allah cintai, dan bumi Allah yang paling aku cintai. Seandainya bukan karena penduduknya mengusirku, niscaya aku tidak keluar.”

Sejarah Tahun Hijriah

Berawal dari keluhan Abu Musa Al-sya’Ary, gubernur Basrah, mengenai surat-surat yang tak bertanggal dari Khalifah Umar bin Khatab,

“Telah sampai kepada kami surat-surat dari Anda, tanpa tanggal.”

Dalam riwayat lain disebutkan;

“Telah sampai kepada kami surat-surat dari Amirul Mukminin, namun kami tidak tahu apa yang harus kami perbuat terhadap surat-surat itu. Kami telah membaca salah satu surat yang dikirim di bulan Sya’ban. Kami tidak tahu apakah Sya’ban tahun ini ataukah tahun kemarin.”

Perhitungan tahun islam dimulai pada saat Khalifah Amirul Mukminin Umar bin Khathab, beliau mengumpulkan manusia untuk membicarakan darimana dimulainya tahun Islam. Dan ini terjadi kurang lebih pada tahun 16 H atau 17 H. Kemudian muncullah berbagai pendapat, di antaranya:

Pertama: Dihitung dari kelahiran Rasulullah
Kedua: Dihitung dari kematian beliau
Ketiga: Dihitung dari hijrahnya beliau
Keempat: Dihitung sejak beliau menjadi rasul.

Kemudian diputuskan oleh Umar bin Khathab, bahwa dimulainya perhitungan tahun Islam adalah dari hijrahnya beliau shallallahu ‘alaihi wasallam. Karena sejak disyariatkannya hijrah, Allah Ta’ala telah memisahkan antara yang haq dan yang batil. Pada waktu itu pula awal pendirian negara Islam.

Bulan dalam Islam

Nama nama bulan dalam islam : Muharam, safar, rabiul awal, rabiul akhir, jumadil awal, jumadil akhir, rajab, sya’ban, Ramadan, syawal, zulkaedah, zulhijah.

Al-Muharam

Di dalam bahasa Arab artinya adalah waktu yang diharamkan. Diharamkan untuk menzalimi diri sendiri dan berbuat dosa.

“Bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di keempat bulan itu.” (QS At-Taubah: 36)

(Dzul-Qa’dah, Dzul-Hijjah, Al-Muharram, Rajabmudhar)

Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata: “Kemudian Allah menjadikannya bulan-bulan haram, membesarkan hal-hal yang diharamkan di dalamnya dan menjadikan perbuatan dosa di dalamnya lebih besar dan menjadikan amalan soleh dan pahala juga lebih besar.”

Di bulan Muharram, berpuasa ‘Asyura tanggal 10 Muharram sangat ditekankan, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

”Dan puasa di hari ‘Asyura’ saya berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu.” (HR.Muslim)

Disunnahkan berpuasa tanggal 9 & 10 atau 10 & 11 Muharram. hadits Ibnu ‘Abbas :

“Berpuasalah kalian pada hari ‘Asyura’ dan selisihilah orang-orang Yahudi. Berpuasalah sebelumnya atau berpuasalah setelahnya satu hari.” (HR.Ahmad, Al-Baihaqi)

Seruan Hijrah di Akhir Zaman

Semangat hijrah, semangat perubahan menuju kehidupan Islam. Semangat untuk mewujudkan kembali penerapan Syari’ah & penegakan Khilafah. Karena keduanya (Syari`ah&Khilafah) merupakan kewajiban utama yang saling melengkapi seperti 2 sisi mata uang, seperti sejoli yang tidak boleh dipisahkan.

Ketahuilah… Akan ada lagi hijrah yang saat ini belum terjadi… di akhir zaman akan ada hijrah ke daerah Bait al-Maqdis di Palestina atau dalam skala yang lebih besar lagi yaitu ke daerah Syam.
Akan ada hijrah setelah hijrah. Penduduk bumi paling baik adalah orang yang menempati tempat hijrahnya Ibrahim AS. (Syam/Palestina).

Hijrah adalah momentum menduniakan Ka’bah. Sehingga Ka’bah menjadi pusatnya kaum muslimin…. Pusatnya dunia….

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *