Barbarosa, Panglima Perang Armada Laut


“Dia yang tidak mengetahui sejarah, ditakdirkan untuk mengulanginya. Hanya keledai yang berkeinginan masuk ke lubang yang sama berkali-kali. Manusia tak ubah seperti keledai bila masih melakukan kesalahan yang sama tanpa belajar dari kesalahan tersebut”

Sejarah yang selama ini tidak kita ketahui, telah diketahui oleh orang kafir dengan sangat baik. Sementara kita jatuh dalam perangkap kekafiran sehingga melupakan sejarah. Alhasil, jatuh dalam cengkeraman kebodohan dan keterbelakangan. Pahlawan Islam lenyap dari ingatan. Anak-anak kita terjauhkan dari jalan kemuliaan dan menjadi pemuja orang-orang kafir. Sebagian anak lain mengidolakan pemain sepak bola dan artis.

Penggelapan sejarah supaya pahlawan Islam tidak dikenang. Usaha mengubah pahlawan Islam menjadi penjahat atau pembunuh. Seperti yang akan kita bahas di sini.

Jangan heran jika pemuda Islam kehilangan kepribadian, bahkan kemanusiaan. Jangan terkejut ketika mereka membenci umat Islam karena tidak pernah membaca dan mendengar sejarah sesungguhnya. Kecuali secuil pembunuhan, kegagalan, dan kekalahan.

Tanyakan kepada siapapun yang pernah menonton film anak tentang bajak laut dan diproduksi Hollywood! Siapa nama bajak laut terkenal yang muncul dalam film itu? Tak butuh waktu lama, anak-anak akan menjawab bahwa bajak laut mempunyai jenggot merah, mata satu, tangan terputus dan kaki kayu. Namanya yaitu Barbarosa yang selalu muncul dalam film Pirates of the Caribbean.

Sebenarnya orang kafir tidak ingin kita tahu yang sebenarnya. Barbarosa yang digambarkan menakutkan ini tidak lain adalah seorang pahlawan Islam agung dan sedikit yang mampu menandinginya. Seorang pria perkasa, bermartabat, tak terkalahkan dan wibawa. Seorang mujahid di jalan Allah. Bukan bajak laut yang haus darah sebagaimana digambarkan. Ia adalah seorang pahlawan yang menyelamatkan jiwa ribuan umat Islam yang dibantai kaum salib di berbagai tempat penyiksaan di Andalusia.

Kisah ini berawal dari pertemuan antara Sultan Turki Utsmani, Salim I rahimahullah dengan komandan angkatan laut bernama ‘Aruj, muslim Eropa dari Albania. Sultan Salim I memanggil ‘Aruj untuk memberitahukan isi surat yang dikirim oleh Andalusia yang berada dalam penyiksaan gereja.

Sultan Salim I lalu menugaskan ‘Aruj dalam misi. ‘Aruj harus memimpin armada laut Islam berlayar dari ujung Timur Laut Tengah di Turki menuju ujung Barat Laut Tengah di Andalusia. Lalu melawan armada gabungan tentara salib yang terdiri dari Spanyol, Portugis, Italia. ‘Aruj dan saudaranya mengamankan kapal milik Ksatria St. John. Kemudian mengamankan para korban di salah kota Andalusia yang diduduki tentara salib.

Selanjutnya menghancurkan kekuatan pertahanan laut di kota tersebut dengan serangan mendadak. Agar para pendeta gereja Katolik tidak kabur karena mereka tahu kamar penyiksaan rahasia terhadap kaum muslimin. Setelah itu, membebaskan muslim Eropa secepat mungkin sebelum matahari terbenam. Hal ini untuk menghindari kebutaan pada tahanan sebab sebelumnya tidak melihat matahari selama bertahun-tahun.

Kemudian berlayar di tengah kegelapan malam menuju Aljazair dari jalur lain. Menyelamatkan para korban dan mengelabuhi musuh. Tuntaslah misi ini. Apakah Anda pernah melihat, mendengar atau membaca tentang misi mustahil yang lebih sulit dari misi tersebut?

‘Aruj dan saudaranya menjalankan misi tersebut berulang-ulang. Ia menyelamatkan puluhan ribu muslim Andalusia di Eropa. Menyebarlah berita tentang keberanian ‘Aruj di seluruh pelosok dunia.

Muslim Andalusia lalu menamakannya Baba ‘Aruj atau Baba Aruts yang artinya, Ayahanda ‘Aruj dalam bahasa Andalusia. Nama ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan untuk ‘Aruj karena telah menyelamatkan mereka dari kebengisan mahkamah interogasi Nasrani.

Namun orang-orang Italia menyebut Baba ‘Aruts menjadi Barbarosa yang berarti lelaki berjenggot merah. Mungkin inilah rahasia munculnya film dengan lakon seorang pria berjenggot merah.

‘Aruj mengajak saudaranya – Ishak, Ilyas dan Khusruf – untuk berjihad. Ketiga saudaranya dijuluki Khairuddin. Gugurlah Ilyas. Sementara itu Ishak dan Khusruf terus memerangi para pejabat Spanyol dan tentara salib Aljazair. Sedangkan ‘Aruj menjadi tahanan Ksatria St. John di pulau Rhodes. Dengan kecerdikannya, ia bisa membebaskan diri lalu berlayar secara sembunyi menuju Italia.

Di Italia ia merebut sebuah kapal tentara salib dan membunuh semua tentara yang ada di dalamnya. Berlayar sendirian dari Italia menuju Mesir. Selanjutnya dari pelabuhan Alexandria berlayar menemui saudaranya Ishak dan Khusruf. Melanjutkan jihad dengan kapal mereka yang sedikit dan sederhana.

Akan tetapi salah satu pejabat berkhianat dan berpihak kepada Spanyol. Membantu musuh dalam pengepungan kota Tlemcen (Aljazair). ‘Aruj dan tentaranya menolak untuk melarikan diri maupun menyerah. Mereka memilih gugur di medan perang daripada melarikan diri.

Ketika Spanyol mengetahui ‘Aruj memimpin sendiri pasukannya, mereka mengirim pasukan militer bantuan untuk mengepung ‘Aruj dari seluruh penjuru. Mereka mengelilinginya sebelum membunuh dan memotong seluruh anggota tubuhnya. Gugurlah ‘Aruj.

Tentara salib tidak puas dengan kematian ‘Aruj. Bahkan mereka memenggal kepalanya untuk dibawa keliling ke seluruh pelosok kota Katolik di Eropa. Setiap kali kepalanya melintasi sebuah gereja, mereka membunyikan lonceng sebagai perayaan atas kematian pahlawan ini. Karena ‘Aruj merupakan penyebab mimpi buruk dan kehinaan raja-raja mereka.

Apakah Islam berakhir dengan gugurnya ‘Aruj? Apakah muslim menyerah kepada tentara salib? Tidak penting dalam Islam yang membawa bendera. Yang terpenting adalah tegaknya bendera untuk selamanya. Jika gugur satu pahlawan Islam maka akan tumbuh pahlawan berikutnya dan semoga kalian yang menjadi bagian dari pahlawan generasi yang akan datang.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *