Sehat Ala Nabi


Dalam pandangan Islam, kesehatan itu meliputi jasmani dan rohani. Kondisi badan yang kuat dan iman yang sehat merupakan kondisi ideal pencapaian kesehatan yang harus dicapai setiap muslim. Hal ini pun dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. Beliau adalah orang yang gagah, dengan fisik yang kuat dan keimanan yang sangat sehat/sempurna. Selama hidupnya, rasulullah saw hanya pernah sakit dua kali.

Sehat Ala Nabi

Kesehatan kita, selain dipengaruhi makanan, juga dipengaruhi faktor rohani, yang jika dibiarkan, akan berdampak signifikan terhadap kesehatan jasmani.

Karena itu, untuk menguatkan faktor rohani dalam rangka mengurangi risiko mudah terkena penyakit, setiap muslim harus memiliki keyakinan dan keinginan yang kuat untuk menerapkan syariat agama secara benar seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad saw.

Islam mengajarkan, setiap umatnya harus sehat raganya, prima imannya, baik perangainya dan mulia akhlaknya.

Bagaimana agar kita bisa sehat jiwa raga? Berikut langkah-langkahnya;

Pertama, Bangun dini hari untuk qiyamul lail. Jangan lupa berdoa, sebab doa pada waktu malam kemungkinan terkabulkannya cukup besar. Lakukanlah sholat Shubuh secara berjama’ah di masjid.

Jika rumah Anda terbilang agak jauh dari masjid, kondisi tersebut sangat menguntungkan. Anda bisa jalan kaki ke masjid. Jadi, selain mendapat pahala yang jauh lebih besar, anda juga bisa sekaligus berolahraga sambil menikmati sejuknya udara di pagi hari.

Jika anda rutin melakukannya, jalan kaki akan menjadikan peredaran darah lebih teratur, dan darah akan sampai dalam jumlah yang besar ke pembuluh-pembuluh darah yang ada di seluruh tubuh, sehingga dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan banyak keletihan yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah di seluruh sudut tubuh pada beberapa penyakit.

Kedua, sebisa mungkin kendalikan emosi Anda agar tidak mudah marah. Rasullullah saw, memperingatkan kita, “Jangan marah, jangan marah, jangan marah.” Ini menunujukkan bahwa hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada ragawi belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi kebersihan dan kesehatan jiwa.

Jika Anda termasuk tipe orang yang suka marah, atau mudah terpancing emosi lalu marah, Rasulullah saw memberikan tips berikut ini;

Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
Membaca ta ‘awwudz, karena marah itu dari syaithan
Segeralah berwudhu dan lakukan sholat dua rakaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

Ketiga, jangan mendengki saudara Muslim yang lainnya. Gembira jika saudaranya tertimpa musibah dan bersedih jika saudaranya mendapat berkah merupakan sikap yang tercela dan bisa menghanguskan pahala kebaikan kita sendiri.

“Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu.” (HR. Abu Dawud)

Keempat, senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan. Rasulullah saw berwasiat kepada kita, “Mohonlah kepada Allah keselamatan dan afiat. Sesungguhnya tiada sesuatu pemberian Allah sesudah keyakinan (iman) lebih baik dari pada sehat afiat.” (HR Ibnu Majah).

Kelima, perbanyak puasa dan doa; Puasa dan doa adalah salah satu cara menservice fisik manusia supaya tetap bugar. Nabi pernah berpesan, dalam amalan puasa, terkandung banyak manfaat kesehatan. ”Puasalah kamu niscaya kamu akan sehat selalu.”

Dengan memperhatikan dan berupaya menerapkan cara hidup nabi dalam kesehariannya, Insya Allah bukan saja fisik kita akan sehat, jiwa kita pun akan selalu terawat. Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *