Jabal Rahmah – Bertemunya Adam dan Hawa


Ada banyak tempat yang menyimpan kisah dan sejarah para nabi di Tanah Suci, Makkah. Jamaah pun sering kali melakukan napak tilas dan berdoa di tempat-tempat tersebut dan sekitarnya. Salah satu tempat yang tak pernah sepi dari kunjungan para jamaah haji adalah Jabal Rahmah, suatu gunung yang sering ceritakan bahwa disana terdapat sebuah kisah yang mempertemukan Adam dan Hawa. Bahkan disana terdapat sebuah monumen romantisme keduanya.

Jabal Rahmah letaknya di Arafah sebelah timur kota Mekkah, Arab Saudi. Jabal Rahmah pun tak jauh dari Padang Arafah, tempat para jamaah haji melakukan ibadah wukuf.

Rahmah memiliki arti kasih sayang. Nama tersebut diambil dari suatu kisah yang diyakini umat Muslim, yaitu pertemuan Adam dan Hawa. Setelah ratusan tahun lamanya, Allah pisahkan mereka ketika mereka diturunkan dari surga menuju ke bumi. Hingga akhirnya Allah pertemukan kembali persis di titik bangunan monumen putih yang teburat dari beton persegi empat dengan lebar 1,8 meter dan tingginya 8 meter.

Banyak jemaah haji dan umrah yang mengunjungi bukit ini. Mendaki Jabal Rahmah tidak terlalu melelahkan, hanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk sampai di puncak dimana tugu segi empat itu berada.

Banyaknya jamaah haji yang mengunjungi Jabal Rahmah ini, mereka yang tiba di puncak gunung ini pada umumnya berdoa. Dan ini menjadi tujuan utama selain melihat tempat bersejarah penuh nuansa cinta nabi Adam dan Siti Hawa. Berdoa menjadi ritual yang tak bisa ditinggalkan bagi siapapun yang sudah lelah mencapai puncak bukit tersebut.

Jika mereka berdoa meminta jodoh, keharmonisan dan keabadian asmara akan mudah dikabulkan jika berdoa di Jabal Rahmah. Banyak yang percaya, mereka yang masih menyendiri akan mudah menemukan pasanga hidupnya walaupun mungkin membutuhkan waktu seperti kisah Adam dan Hawa.

Bagaikan magnet, Jabal Rahmah ini sudah dianggap sakral untuk tempat berdoa tentang hubungan kasih sayang, jodoh, dan cinta. Namun sayang, terkadang jamaah yang mengunjungi Jabal Rahmah ini melakukan aksi corat-coret di monumen putih tersebut. Mencoret-coret tempat umum apalagi di tempat bersejarah seperti Jabal Rahmah ini merupakan tindakan tidak terpuji dan merusak. Bahkan tindakan merusak ini tidak pantas dilakukan oleh mereka yang melakukan ibadah ke tanah suci. Dan sudah menjadi keharusan bersama untuk selalu menjaga tempat ini agar tetap menjadi objek wisata religi dan saksi sejarah islam.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *