Arafah – Tempat Berkumpul Ribuan Muslim Dunia


Arafah merupakan tanah datar yang dikelilingi bukit berbatu. Berbentuk hamparan pasir yang luas dan tidak berpenghuni. Padang arafah disebut juga sebagai tempat pertemuan manusia terluas di muka bumi, Adam dan Hawa.

Prof Dr. M Mutawali Asy-Syara’wi dalam Al-Hajjul Mabrur mengatakan, Adam dan Hawa diturunkan berpisah tempat. Masing-masing mencari teman hidupnya, kemudian padang arafah menjadi petunjuk bagi Nabi Adam dan Hawa setelah mereka meninggalkan surga. Malaikat mengarahkan mereka untuk menuju Arafah.

Mereka berkeliling kesana-kemari mencari teman hidupnya dengan rasa rindu, mengenang masa-masa lalu yang indah. Akhirnya, mereka berdua berjumpa di Padang Arafah. Di Arafah mereka harus bertaubat dan memohon ampun kepada Allah Swt. atas segala dosa yang diperbuatnya. Setelah mereka bertemu pun, tak ada yang bisa memisahkan mereka kecuali kematian.

Di padang yang luas ini pula, pada 9 Dzulhijjah menjadi tempat berkumpul ribuan umat islam dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan rukun haji yaitu wukuf. Wukuf adalah mengasingkan diri atau mengantarkan diri ke suatu panggung replica Padang Mahsyar. Suatu gambaran bagaimana kelak manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk menunggu giliran dihisab oleh Allah Swt. Wuquf ini sebagai peringatan kepada manusia tentang kebenaran ilahi.

Wukuf juga bermakna hibernasi. Yakni, proses megistirahatkan diri untuk mengoptimalkan kembali fungsi rohani dan ragawi. Kesediaan menahan kepenatan dalam melaksanakan rukun islam kelima ini adalah wujud penegasan diri sebagai hamba yang berserah diri kepada Sang Maha Kuasa.

Pada saat wukuf, jamaah menyiapkan diri untuk beribadah, shalat, zikir, berdoa. Setiap jamaah perlu melakukan renungan, intropeksi, menimbang atau menghisab sendiri berapa berat pahala dan berapa pula berat dosa yang telah dilakukan selama ini. Meminta ampun dan memanjatkan doa kepada Allah Swt., karena doa orang yangs edang berwukuf akan dikabulkan oleh Allah Swt.

Di Arafah pula Jamaah dapat memaknai kembali syahadat yang sering diucapkannya. Puncak wukuf di Arafah ini dimulai dengan khutbah, shalat jama’ Taqdim Dzuhur dan Ashar. Lalu semua jemaah haji menghadap kiblat, berdoa, berzikir, membaca Al Quran, bertahlil, tahmid, tasbih, hingga matahari tenggelam. Saat di Arafah pula, jamaah dapat bermunajat sekuat-kuatnya kepada Allah Swt. Berharap meminta pengampunan kepada Allah Swt. untuk memperoleh haji mabrur yang tidak ada balasannya kecuali surga.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *