Keutamaan Mengajarkan Kebaikan


Ilmu memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, sehingga hal pertama yang diperintahkan Allah Azza wa Jalla dalam Al Quran adalah ‘Iqra’ atau membaca, yang dapat diartikan sebagai “menghimpun informasi” untuk belajar dan mencari ilmu. Ilmu yang dimaksud tentu saja yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah Swt. Rasulullah pun pernah bersabda,

“Mencari ilmu itu wajib atas seorang Muslim. Sesungguhnya, para malaikat menaungkan sayapnya kepada orang-orang yang mencari ilmu, karena mereka ridha terhadap amal perbuatannya itu.” (HR Ibnu Abdul-Barr).

Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw. menegaskan bahwa siapa pun yang ingin mendapatkan dunia, maka harus dengan ilmu; yang ingin mendapatkan akhirat, harus dengan ilmu; dan siap yang menginginkan kedua-duanya, maka harus dengan ilmu.

Setelah mencari ilmu, tahap selanjutnya yang tidak kalah penting adalah mengamalkan ilmu tersebut dan mengajarkannya kembali kepada orang lain yang belum mengetahui. Dari Abu Umamah Al Bahily, Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut.

“Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.” (HR. At Tirmidzi)

Mengajarkan kebaikan dalam konteks hadits ini erat kaitannya dengan mengajarkan ilmu pengetahuan. Hal ini sangat jelas, karena dalam Bahasa Arab kata “al ‘ilmu” merupakan lawan dari kata “al jahlu” (tidak tahu atau bodoh). Dengan demikian, mengajarkan ilmu akan membawa seseorang pada kebaikan dan keberkahan hidup serta membebaskannya dari kebodohan dan aneka keburukan.

Menurut para ulama, ilmu yang akan membawa kebaikan adalah ilmu yang berasal dari wahyu Ilahi (Al Quran). Tentu saja, hal ini bukan berarti bahwa ilmu-ilmu yang lain tidak ada manfaatnya. Ilmu-ilmu lain dikatakan bermanfaat jika dia dapat menjadikan seseorang taat dan dekat dengan Allah Swt., mampu menolong dan memuliakan agama-Nya, serta membawa manfaat dan kemaslahatan bagi kehidupan orang banyak. Jika suatu ilmu tidak memiliki manfaat bagi dunia akhirat kita dan malah membawa mudharat, kita wajib untuk tidak mempelajarinya, mengamalkannya, terlebih lagi mengajarkannya.

Mempelajari ilmu yang bermanfaat adalah kewajiban setiap Muslim dan mengajarkannya adalah keharusan sehingga cahaya kebaikan dan hidayah Allah bisa merata di tengah-tengah masyarakat.

Mengajarkan kebaikan itu cakupannya sangat luas dan tidak bisa dibatasi pada satu aktivitas, misalnya mengajarkan atau mentransfer ilmu di bangku sekolah atau di pesantren saja. Karena luasnya, setiap orang bisa melakukan amal yang mulia ini asalkan dia punya sesuatu yang bisa diajarkan dan niatnya lurus karena Allah Swt. Misalnya:

– Transfer ilmu yang dilakukan guru, dosen, atau ustaz kepada murid-muridnya;
– Seorang penulis yang merangkai kata-kata dalam bentuk tulisan yang dipublikasikan dan disebarkan kepada orang lain;
– Qur’an, shalat lima waktu, menghormati orang tua, menolong orang lain, membersihkan rumah, dan sebagainya
– Seorang karyawan senior yang mengajari karyawan baru tentang cara mengoperasikan suatu alat
– Bahkan, memberi tahu orang tentang jenis kelamin binatang jika niatnya karena Allah, itu pun akan dicatat sebagai mengajarkan kebaikan. Hal ini pernah terjadi pada Imam Syafi’i, ketika itu beliau ditanya tentang sikapnya yang demikian hormat terhadap seorang laki-laki yang bukan siapa-siapa. Dia menjawab bahwa lelaki itu adalah gurunya yang sangat dia hormati karena telah memberitahu tentang mana kirik (anak anjing) yang betina dan mana yang jantan. Subhanallah

Semoga kita menjadi orang yang senantiasa terus belajar dan mengajarkannya kepada orang lain sesuai kapasitas dan kemampuan kita. Pada masa sekarang peluang untuk itu sangat terbuka lebar, tinggal mau ataukah tidak kita mengambil peluang itu.

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *