Kekuatan Doa


Berdoa adalah permintaan seorang makhluk kepada khalik-Nya. Berdoa menunjukkan bahwa dirinya sebagai abdullâh (hamba Allah Swt.). Allah Swt. Maha Mengetahui keadaan hamba-Nya. Oleh karena itu, di dunia ini tidak ada sesuatu pun yang luput dari penglihatan Allah Swt.

Doa juga merupakan ibadah yang paling utama di hadapan Allah Swt., sekaligus merupakan roh ibadah terpenting dalam rangkaian ibadah kepada-Nya, sebagaimana hadis Nabi saw. menerangkan,

الدُّعَاءُ مُخُّ الْعِبَادَةِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بْنِ مَالِكٍ أَنَسِ عَنْ

Dari Anas Bin Malik, Rasulullah saw. bersabda, “Doa itu sumsumnya Ibadah” (H.R. At-Tirmidzi).

Doa juga merupakan amal ibadah yang paling mulia dihadapan Allah Swt., sebagaimana Rasulullah saw. juga bersabda,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ مِنْ الدُّعَاء

Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Tidak ada satu pun amal hati yang paling utama di hadapan Allah Swt. daripada Doa” (H.R. Ahmad).

Mengapa kita harus berdoa? Inilah rahasia mengapa seorang hamba Allah Swt. diperintahkan untuk berdoa. Allah Swt. akan merasa bangga ketika menatap seorang hamba yang mengemis kepada-Nya. Allah Swt. menginginkan kita sebagai hamba-Nya bisa diatur dan dikuasai oleh-Nya. Akan tetapi, sebaliknya Allah Swt. memurkai dan membenci hamba-Nya yang tidak mau berdoa kepada-Nya, tidak mau meminta kepada-Nya, dan merasa dirinya tidak perlu akan bantuan-Nya. Orang yang demikian termasuk orang yang terjangkit virus al-kibr (sombong), sebagaimana Rasulullah saw. bersabda,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَسْأَلْ اللهَ يَغْضَبْ عَلَيْهِ

Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang tidak berdoa kepada Allah Swt., pasti Allah Swt. akan benci atau murka kepadanya” (H.R. At-Tirmidzi).

Sebagai seorang hamba yang memerlukan pertolongan Allah Swt. dan sebagai makhluk yang lemah dan fakir, kita diperintahkan untuk berdoa kepada Allah Swt. Bila kita berdoa, Allah Swt. pasti akan menjawab doa kita. Allah Swt. berfirman,

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“Berdoalah kalian kepada-Ku niscaya doa kalian Aku jawab” (Q.S. Al Mukminûn: 60).

Seorang hamba ketika berdoa kepada Allah Swt., doanya pasti dikabulkan. Hanya, dikabulkannya doa itu ada tiga macam. Pertama, doa kita langsung dikabulkan. Kedua, tidak langsung dikabulkan. Ketiga, doanya menjadi tabungan di akhirat dan pengabulannya melalui dijauhkannya bencana dari hamba yang berdoa tersebut. Rasulullah saw. bersabda,

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنْ السُّوءِ مِثْلَهَا قَالُوا إِذًا نُكْثِرُ قَالَ اللهُ أَكْثَرُ

Dari Abu Said, Nabi saw. bersabda, “Setiap Muslim yang berdoa kepada Allah Swt. dengan doa yang tidak terdapat dosa dan pemutusan silaturahmi, Allah Swt. akan mengabulkannya melalui tiga macam: disegerakan di dunia, ditabungkan untuk akhirat, atau dicegah dari bencana yang sebanding.” Para sahabat berkata, “Jika demikian, kami akan memperbanyak doa.” Rasulullah saw. bersabda, “Allah lebih banyak pemberiannya daripada doa kamu semua” (H.R. Ahmad). Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *