Fakta Tentang Kucing yang Harus Diketahui

Sungguh menggemaskan bukan ketika kita melihat hewan yang satu ini sedang bermain. Tingkah polahnya yang polos layaknya anak kecil yang tak mengerti apa-apa dan sesuka hati berbuat semaunya. Berlari, memanjat pohon, dan berguling itulah hobinya. Ditambah suara khasnya “meong” menambah kesan lucu.

Oh ya, ngomongin tentang suara khas kucing kalau di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata “Meong”. Kalau dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing sering ditulis dengan “Meow”. Sedangkan pada negara Inggris sendiri, suara kucing ditulis “Miaow”. Kalau bahasa Jepangnya sering ditulis dengan kata “nya”.
Tahukah Anda bahwa ketika kucing sedang menjilati tubuhnya berarti dia sedang membersihannya dari kuman dan bakteri. Sebab air liur kucing memiliki daya pembersih yang kuat sehingga kucing tidak termasuk hewan yang najis. Maka jangan sekali-kali kita jijik yah sama kucing. Apalagi ada hadis dan kisahnya loh.

Pertama yaitu Kabsyah binti Kab bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum. Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wasallam prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasai, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Sedangkan yang kedua diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wasallam pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Nah, sudah dipastikan bahwa kucing adalah hewan yang tidak najis.

Kucing itu tidak suka dengan air. Mengapa Karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air. Jangan coba-coba menipu kucing dengan memberi makanan yang tidak sesuai dengannya. Karena penciuman kucing sangat tajam. Ketika kita memberikan makanan kepadanya, kucing akan mencium/merasakan baunya terlebih dahulu. Jika sesuai maka ia akan memakannya jika tidak dia akan menjauhinya.

Pada kucing ekor dipergunakan untuk menjaga keseimbangaan, terutama ketika sedang melompat atau berlari. Kucing memiliki kelenturan yang baik, kaki depannya dapat diputar ke segala arah dan setengah bagian tubuhnya dapat bergerak ke arah yang berlawanan. Ketika seekor kucing menggosokkan badannya ke kaki atau badan anda, ia sedang menandai anda dengan baunya dan menyatakan anda sebagai pemiliknya.
Terrnyata kucing mengalami stress juga. Dengkuran kucing (purring) tidak selalu menunjukkan bahwa kucing dalam keadaan nyaman. Kucing juga akan melakukan hal yang serupa dan lebih keras pada saat dalam keadaan stres atau kesakitan. Keunikan kucing lainnya yaitu kucing benci bau parfum. Mereka juga membenci aroma jeruk dan lemon. Wah kalau manusia sebaliknya malah lebih menyukai bau parfum juga aroma wangi-wangian yang menyegarkan.

Adab-adab terhadap kucing :

1. Memberinya makan dan minum apabila hewan itu lapar dan haus.
2. Jika kucing mendekat berilah makanan berupa daging atau ikan dan juga susu.
3. Menyayangi dan memberikan kasih sayang kepadanya.
4. Tidak memisahkannya dari induknya jika masih kecil.
5. Dilarang untuk melukai atau mencap wajah binatang.
6. Tidak menyiksanya dengan cara penyiksaan apapun, atau dengan membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksanya atau membakarnya, karena Rasulullah Shallallahu Shallallahu’alaihi Wasallam. telah bersabda : “Seorang perempuan masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati, maka dari itu ia masuk neraka karena kucing tersebut, disebabkan ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat ia mengurungnya, dan tidak pula ia membiarkannya memakan serangga di bumi” (HR. Bukhari)

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086