Tujuh Keistimewaan Ibadah Haji

Semua Ummat Islam tahu bahwa Ibadah Haji merupakan bagian dari rukun Islam. Sedangkan makna Rukun sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah, “yang harus dipenuhi untuk sahnya suatu pekerjaan” maka jelaslah, jika hal yang bersangkutan tidak dipenuhi maka pekerjaan tersebut tidak sah. Jadi, jika kita hubungkan pada istilah “Rukun Islam” memiliki arti, “ Segala hal yang harus dipenuhi untuk sahnya keIslaman seseorang.” Dan Haji menjadi salah satu komponen Rukun Islam yang wajib dipenuhi.

Rukun Islam ada 5: (1) Syahadat, (2) Sholat, (3) Zakat, (4) Puasa, (5) Haji. Komponen pertama yakni Syahadat, mutlak diucapkan oleh setiap orang sebelum menyatakan diri sebagai bagian dari keluarga Muslim. Setelah itu, ia diwajibkan untuk sholat fardhu, zakat dan puasa sebagai bukti keislamannya. Dan kemudian diwajibkan melaksanakan ibadah haji sebagai penyempurna keimanannya. Seluruh komponen Rukun Islam dari Syahadat hingga Puasa mutlak dilakukan setiap muslim. Kecuali komponen terakhir (Haji). Ia hanya diwajibkan kepada yang mampu. Mampu secara materi, lahir dan bathin. Oleh karena itu, ibadah ini terasa eksklusif, hanya orang-orang ‘terpanggil’ yang mampu menyempurnakan keislamannya melaksanakan ibadah ini. Sedangkan bagi yang belum mampu, tidak ada paksaan untuk melaksanakan ibadah Haji, namun status keislaman mereka tetap sah.

Keutamaan / Keistimewaan Ibadah Haji diantara ibadah yang lain terrangkum dalam poin-poin berikut ini yang tertulis dalam sebuah buku berjudul, “Manasik Haji dan Umroh untuk semua usia” karya Ustadz H.Anwar Hilmi, Lc & Ustadz Anwar Nashir Goparana:

1. Allah membanggakannya di hadapan para malaikat

Malaikat merupakan satu-satunya makhluq Allah yang paling sholih dan taat. Atas ketaatannya itu, menjadikan mereka makhluq yang memiliki derajad tinggi di sisi Allah. Ia selalu melaksanakan perintah Allah, berdzikir setiap waktu dan tidak pernah melanggar perintahNya. Oleh karena itu, sering kita dengar perbandingan bahwa sebaik-baik manusia diumpamakan seperti malaikat.

Namun, sabda Rasulullah menyebutkan bahwa manusia bisa menjadi kebanggaan bagi Allah diantara para malaikat itu andai mereka melakukan ibadah Haji. Sebuah keutamaan ibadah Haji yang tidak ada dalam ibadah lain.

“Dari ‘Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, ‘Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hambaNya dari api neraka kecuali hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah condong kepada jamaah haji dan membanggakan mereka di depan para malaikat.’ (HR. Muslim)”

2. Sebanding dengan jihad di jalan Allah

Dari sahabat Abu Hurairah ra bahwasannya Rasulullah saw pernah ditanya, “Apakah amalan yang paling utama?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Kemudian beliau ditanya lagi, “Kemudian apa lagi?” beliau menjawab, “Haji Mabrur.” (HR. Bukhori dan Muslim)

3. Haji Mabrur balasannya adalah surga

Rasulullah bersabda, “Dari umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus diantara keduanya, dan haji Mabrur tidak ada pahala baginya kecuali surga.” (HR. Bukhori, Muslim dan Tirmidzi)

4. Menghapus dosa seperti baru dilahirkan

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang pergi haji ke rumah ini (Baitullah) dengan tidak mengucapkan kata-kata kotor dan berbuat kefasikan, maka ia pulang seperti saat ia dilahirkan ibunya (suci tanpa dosa).” (HR. Bukhori dan Muslim)

5. Berhaji merupakan Pengabul doa dan penghapus dosa

Rasulullah saw bersabda, ‘Jamaah Haji dan Umroh adalah utusan Allah, apabila mereka berdoa, Allah akan mengabulkannya, dan apabila mereka beristighfar (meminta ampun) maka Allah akan mengampuninya.’ (HR. An-Nasaa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah.)

6. Haji merupakan Amal Terbaik setelah Iman dan Jihad

Rasulullah pernah ditanya oleh salah seorang sahabat, “Amalan apakah yang paling utama?” Nabi menjawab, “Iman kepada Allah dan RasulNya.” Ditanya lagi, “Lalu apa?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah” Beliau ditanya lagi, “Kemudian apa?” Jawab beliau, “Haji Mabrur.” (HR. Bukhori dan Muslim)

7. Jamaah Haji dan Umroh adalah tamu Allah

Pergi Haji berarti pergi mengunjungi rumah Allah (Baitullah). Istilah seorang pengunjung adalah tamu. Maka dapat disimpulkan bahwa para jamaah Haji merupakan Tamu Allah. Allah menyeru mereka, Allah mengundang mereka untuk berkumpul bersama di rumahNya namun tidak semuanya mendapatkan panggilan ini. Maka tentulah menikmati sambutan Tuan Rumah Yang Maha Mulia adalah sebuah sambutan paling Istimewa yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang tertentu yang telah mendapat undangan dariNya.

Itulah 7 keutamaan / keistimewaan yang akan diperoleh setiap Muslim yang menyempurnakan Keislamannya dengan menjalankan Ibadah Haji. Semoga Allah memberikan kesempatan seumur hidup kita untuk mengunjungi rumahNya. Menyempurnakan keislaman kita dengan melaksanakan ibadah Haji. Aamiin…

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *