Tiga Cara Enak Makan Kurma Ala Nabi

Menurut para ahli, kurma memang penuh gizi. Itu merupakan makanan Nabi Isa sejak kecil dan merupakan makanan terbaik. Rasulullah sendiri biasa memberi makan bayi dengan kurma yang beliau kunyah terlebih dulu untuk melembutkannya. Bahkan, Rasulullah menganjurkan agar para wanita hamil memperbanyak makan kurma supaya anaknya terlahir cerdas dan pemberani serta memiliki fisik yang bagus.

“Berilah makan buah kurma kepada isteri-isterimu yang sedang hamil, karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir kelak akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas. Sesungguhnya makanan Siti Maryam ketika melahirkan Nabi Isa as adalah buah kurma. Sekiranya, Allah SWT menjadikan suatu buah yang lebih baik dari pada buah kurma, maka Allah telah memberi makan buah itu kepada Siti Maryam.” (HR. Bukhari)

Dari segala jenis kurma, memang ada satu kurma yang utama dan merupakan kesukaan Rasulullah, yakni kurma Ajwa. Menurut hadits, kurma ini pemberian Allah langsung melalui malaikat Jibril dan bukan berasal dari bumi. Oleh karena itu kurma ini begitu istimewa dan memiliki khasiat yang luar biasa. Namun, kali ini ane tidak cerita panjang lebar mengenai jenis kurma dan khasiatnya. Karena sudah kita bahas pada artikel sebelumnya. Justru dalam kesempatan ini, ane pengen memberi saran alternatif bagi ente yang punya hobi makan dan suka berburu makanan lezat. Terutama yang hobi makan kurma.

Sobat Nabawi dimanapun berada, semua tahu bahwa kurma merupakan buah yang sangat lezat. Teksturnya lembut seperti makan coklat, tak heran jikalau ada produsen makanan mengkombinasikan kurma dengan coklat sebagai bahan komoditas mereka. Perpaduan yang pas sekali. Namun, tahukah anda? Ternyata Rasulullah telah mencontohkan cara nikmat saat mengkonsumsi buah kurma! Berikut dasar haditsnya,

1. Memakan Kurma Dengan Keju

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengunjungi kami, maka kami hidangkan kepada beliau, keju dan kurma kering, sedangkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menyukai keju dan tamr (kurma kering).“ (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Ibnul Qayyim Al Jauzi dalam karyanya dengan judul “Al-Thibb An-Nabawy” menjelaskan bahwa keju berfungsi melunakkan tinja, melemaskan syaraf dan bengkak pada kandung empedu juga kerongkongan. Keju juga bermanfaat mengatasi kekeringan. Ia juga sangat membantu pada pertumbuhan gigi pada bayi jika dioleskan pada gusinya. Keju juga mampu mengatasi batuk karena hawa panad juga hawa dingin, mengatasi kudis dan kulit kasar. Memakan kurma dengan keju seperti yang dicontohkan Rasulullah memberikan hikmah bahwa hendakanya antara keduanya saling melengkapi.

2. Memakan Kurma dengan Mentimun

“Aku melihat Rasulullah makan buah mentimun dengan ruthab (kurma basah).” (HR. Bukhori dan Muslim)

Sungguh Rasulullah merupakan teladan yang sangat baik. Penggunaan kurma pada saat mengkonsumsi mentimun memiliki tujuan untuk mengurangi rasa dingin dan basah pada mentimun. Ini dikarenakan mentimun agak sulit dicerna lambung, dingin dan terkadang menimbulkan bahaya. Itulah penjelasan dari Ibnul Qayyim Al Jauzi, penulis buku ‘Ath-Thibb An-Nabawy.’

3. Memakan Kurma dengan Semangka

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa makan semangka dengan kurma basah” (HR. Al-Khumaidhi dan Abu Daud)

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.
Silahkan berbelanja kurma di Rumah Kurma Sahara, Butuh perlengkapan haji? Ingat Toko Rumah Kurma Sahara!
Jalan Raya Semplak Atang Sandjaja No. 224
Bogor Barat – Kota Bogor
Customer Care : 0821-1141-8832 | 0878-7386-0559
Delivery : 0859-2512-6067
WA | PIN BB : 0878-7386-0559 | DA7A086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *