Sebab – Sebab Kesukaran

Pertama, tidak terima atas apa yang terjadi. Tidak ada seorang pun, sekuat apapun ia, yang mampu menolak takdir Alloh Swt. Jika Alloh berkehendak maka pasti terjadi. Ketika kotoran burung menimpa rambut kita, mungkin kita akan menggerutu, mengeluh, tak terima atas kejadian itu. Padahal terima atau tidak terima, peristiwanya sudah terjadi. Maka, sikap terbaik adalah menerima saja, sembari melanjutkan dengan ikhtiar membersihkannya.

Rosululloh Saw. bersabda, “..Maka barangsiapa yang ridho (pada Alloh), maka baginya keridhoan (dari Alloh).” (HR. Tirmidzi)

Kedua, buruk sangka. Penderitaan juga muncul karena buruk sangka kepada Alloh Swt. Ia mengira bahwa Alloh tidak menyayanginya, tidak peduli kepadanya, tidak mendengar doa-doanya. Kejadian yang tidak sesuai keinginannya ia jadikan alasan untuk menduga bahwa Alloh tidak menolongnya. Padahal, setiap ujian hidup itu adalah bukti bahwa Alloh memperhatikannya.

Dalam sebuah hadits qudsi Alloh Swt. berfirman, “Aku sesuai persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Imam Hasan Al Bashri menerangkan, “Ketahuilah bahwa perbuatan manusia tergantung pada prasangka mereka kepada Robb-nya. Adapun orang mukmin dia akan membaguskan amalnya. Adapun orang kafir dan munafik, dia berprasangka buruk kepada Robb-nya, maka mereka buruk dalam amalnya.”

Ketiga, kurang syukur. Ingat perumpamaan jerawat dan hidung. Ada orang yang muncul jerawat di hidungnya, kemudian dia mengeluhkan jerawat itu. Padahal, jika dia mau melihat lebih luas, mestinya dia bersyukur bahwa jerawatnya tidak sebesar hidungnya dan bahwa masih banyak bagian di mukanya yang bersih dari jerawat. Ia akan menderita jika hanya fokus pada satu jerawatnya saja.

Maka, setiap kali ada kejadian yang tidak sesuai dengan harapan, senantiasalah melihat dari sisi lain atau dari sisi yang lebih luas, agar terlihat oleh kita betapa selalu lebih banyak karunia Alloh yang kita terima. Dengan demikian, insyaa Alloh kita jauh dari penderitaan, dan akan senantiasa merasa bahagia dalam setiap keadaan.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referesnsi : smstauhid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *