Puasa Menjaga Telinga

sahabat rumah kurma sahara, telinga sebagai indera pendengaran adalah celah informasi yang bisa mempengaruhi kondisi hati. Informasi yang masuk melalui pendengaran bisa mempengaruhi terhadap bersih atau kotornya hati.

Ketika kita mendengar seseorang sedang menceritakan keburukan orang lain, maka sadarilah segera bahwa hakikatnya, manakala ada orang yang sedang menceritakan keburukan orang lain, sesungguhnya ia sedang menceritakan keburukan dirinya sendiri. Karena mulut kita ini seperti moncong teko, hanya mengeluarkan apa yang ada di dalamnya. Di dalamnya kebaikan, maka yang keluar adalah kebaikan. Begitu juga sebaliknya, jika di dalamnya keburukan, maka yang keluar adalah keburukan.

Mendengarkan perbincangan tentang keburukan orang lain sama sekali tidak akan memperbaiki keadaan dan tidak memperbaiki orang yang diperbincangkan. Langkah terbaik ketika kita mendengar perbincangan tentang keburukan orang lain adalah melakukan tabayyun kepada orang yang bersangkutan dalam rangka saling menasehati dalam kebenaran (Tawasau bilhaq) jika memungkinkan.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

refernsi : aagym

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *