Puasa Menjaga Lisan

sahabat rumah kurma sahara, ada sebuah pepatah mengatakan, “Lidah lebih tajam daripada pedang.” Apa yang terlontar dari lisan bisa menyambar siapa saja dan apa saja. Ucapan yang sudah terlontar dari lisan itu bagaikan anak panah yang telah terlepas dari busurnya, akan menghujam menuju sasaran dan tak bisa ditahan.

Rosululloh Saw. bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Alloh dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Dalam hadits yang lain, Rosululloh Saw. juga bersabda, “Janganlah kamu banyak bicara kecuali dzikrulloh. Sungguh, banyak bicara itu membuat hati menjadi keras, dan orang yang paling jauh dari Alloh adalah yang berhati keras.” (HR. Tirmidzi, Malik dan Baihaqi)

Maka, orang yang beruntung adalah orang yang sedikit berbicara namun yang ia bicarakan adalah kebaikan dan kebenaran. Sedangkan orang yang merugi adalah orang yang banyak bicara dan isi pembicaraannya adalah keburukan atau kesia-siaan.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : aagym

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *