Investasi Dunia Akhirat

Apa yang bisa digolongkan sebagai investasi dunia akhirat? Jawabannya bisa lebih dari satu. Namun salah satu yang paling penting adalah anak. Ya .. benar .. anak. Karenanya, kita perlu memberikan waktu, tenaga, biaya dan perhatian kita kepada anak-anak dengan baik. Kita siapkan anak-anak kita menjadi anak yang kuat, baik secara fisik, pendidikan, kesehatan dan ekonominya.

Sebagaimana firman Allah Swt, “Dan hendaklah (takut kepada Allah) orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS: An-Nisa’/4: 9).

Jadi jika seseorang bertakwa kepada Allah, hendaknya dia mampu mempersiapkan keturunannya dengan sebaik mungkin. Suatu bangsa tidak akan bangkit dan jaya jika generasi mudanya lemah. Tidak akan mampu bersaing dengan bangsa lainnya.

Anak adalah amanah dari Allah maka hendaknya dipelihara dan dibimbing sesuai dengan syariat Allah dan Rasul-Nya. Hal paling penting yang harus ditanamkan kepada anak sejak dini adalah keimanannya. Tanpa fondasi keimanan yang kuat, pendidikan dan bimbingan yang kita berikan akan sia-sia. Apalagi di jaman yang penuh fitnah seperti sekarang ini. Kegagalan dalam mendidik anak akan menyengsarakan orangtuanya baik di dunia maupun di akhirat.

Tidak sedikit anak-anak yang terlibat dalam kenakalan remaja, seperti tawuran, kebut-kebutan di jalan sampai penyalah-gunaan narkotika. Juga anak-anak yang memiliki perilaku tidak terpuji dalam kehidupan sehari-hari, seperti berani sama orangtua, sering bolos sekolah, mencuri, suka bikin onar dan lainnya. Jika memiliki anak-anak seperti ini, maka orangtua yang akan menerima getahnya. Bukannya memberikan ketentraman di hati orangtua, malah membuat malu dan menyakiti hati orangtuanya. Sedang di akhirat, anak bisa menyebabkan orangtua terseret ke neraka.

Seharusnyalah orangtua betul-betul menjaga investasinya ini agar anak-anak tumbuh menjadi anak yang saleh. Jika berhasil, di dunia orangtua akan merasa tenteram karena anak-anaknya berakhlak mulia dan hormat pada orangtua. Sedangkan di akhirat, orangtua akan menerima kiriman pahala yang tidak putus-putusnya berkat doa anak-anaknya.

Sebagaimana hadist Nabi yag diriwayatkan oleh Abu Hurairah, “Apabila anak Adam mati, maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim).

Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Sahabat Rumah Kurma Sahara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *