Beramal Baik Tanpa Mengharapkan Pujian

sahabat rumah kurma sahara, tujuan besar dari risalah kenabian Rosululloh Saw. adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Rosululloh Saw. bersabda, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Bukhori, Ahmad, Hakim)

Boleh jadi pada masa jahiliyyah sebelum Islam datang, di sana sudah ada beberapa perbuatan baik yang berlaku di tengah masyarakat. Kemudian, Islam datang menyempurnakan supaya perbuatan-perbuatan baik itu menjadi akhlak mulia dan bernilai ibadah di hadapan Alloh Swt.

Apa yang membuat suatu perbuatan baik menjadi akhlak mulia dan bernilai ibadah? Tiada lain adalah niatnya. Banyak orang yang berbuat baik, tapi karena ingin dipandang sebagai orang baik, atau berbuat baik supaya disukai atasan dan bisa naik jabatan, atau berbuat baik supaya dikagumi oleh orang yang diharapkan menjadi mertua, atau berbuat baik supaya orang lain hutang budi kepadanya. Dan, masih banyak perbuatan baik disebabkan motivasi duniawi lainnya.

Islam mengajarkan bahwa berbuat baik adalah sebagai ibadah, karena berbuat baik adalah amal yang Alloh sukai. Kita tidak perlu mengharapkan penilaian, pujian, penghargaan dari makhluk atas perbuatan baik kita. Yang kita perlukan hanyalah penilaian Alloh Swt. Berbuat baik bukan supaya orang lain suka kepada kita, tapi supaya Alloh suka pada kita. Jika Alloh suka pada kita, maka Alloh Maha Kuasa untuk membuat makhluk-Nya menyukai kita.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : aagym

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *