Tidak Perlu Silau Melihat Ketinggian Atau Kedudukan Orang Lain

Kalau kita sudah mengenal Alloh Yang Maha Tinggi, maka kita tidak akan meninggi-ninggikan siapapun selain Alloh. Kita tidak akan meninggi-ninggikan siapapun, karena tidak ada orang yang tinggi derajatnya kecuali Alloh-lah yang meninggikannya. Jika kita memiliki jabatan tinggi, maka bersikaplah sewajarnya saja, tidak perlu meninggi-ninggikan diri (sombong), karena bukan jabatan itu yang membuat derajat kita tinggi di hadapan Allah Swt., melainkan jikalau jabatan tersebut menjadi jalan kita menjadi ahli takwa kepada Allah Swt. Ketakwaannya inilah yang membuat ia ditinggikan derajatnya oleh Alloh Swt.

Sesuai dengan janji Alloh Swt. di dalam Al Quran, “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Alloh ialah orang yang paling taqwa diantara kamu..” (QS. Al Hujurot [49] : 13)

Alloh Yang Maha Tinggi. Hanya Alloh yang kuasa meninggikan dan merendahkan makhluk-Nya. Maka, tidak perlu silau melihat ketinggian atau kedudukan orang lain, tak usah merasa mulia dari orang lain ketika mendapat jabatan tinggi. Yakinilah semua itu tidak ada apa-apanya di hadapan Alloh apalagi jika tidak menjadi jalan ibadah kepada-Nya. Kedudukan tinggi di dunia yang malah menjadi jalan kesombongan, hakikatnya adalah kehinaan.

Kalau kita mau terpukau dan kagum pada ketinggian manusia hendaklah karena ketinggian amal sholeh, ibadah dan akhlaknya. Bahkan, “iri” terhadap orang sholeh karena kesholehannya ini sangat dianjurkan sehingga kita pun terpacu untuk berlomba-lomba dalam kebaikan untuk menjadi lebih dekat kepada Alloh Swt.

Maka, milikilah cita-cita untuk memiliki ketinggian sejati, yaitu ketinggian iman kepada Alloh, ketinggian kualitas ibadah dan akhlak. Inilah yang akan menjadi jalan diangkatnya derajat kita oleh Alloh Swt. Yang Maha Tinggi. 

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara
referensi : aagym

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *