Tanda Rizki Kita Berkah

salah satu hal yang menyibukkan manusia adalah mencari rezeki. Berbagai cara dilakukan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari pekerjaan yang menguras keringat hingga menguras pikiran. Pekerjaan yang menyenangkan dan pekerjaan yang membosankan. Dari yang halal hingga yang haram. Semua dijalani dengan harap terpenuhi segala macam kebutuhan.

Sesungguhnya hanya rezeki berkahlah yang kita butuhkan. Rezeki yang membuat kita merasa cukup dan semakin cinta kepada Allah pemberi kenikmatan.

Bagaimanakah ciri rezeki yang berkah? Dia adalah yang membuat kita merasa puas, merasa cukup dan dapat bermanfaat bagi hidup kita dan bahkan orang lain, rezeki yang dengannya membuat kita semakin cinta dan taat pada Allah azza wajalla.

 

Tak akan berkurang harta yang disedekahkan. Bahkan Allah janjikan berlipat ganda.

Allah berfirman :

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik” [Saba’/34 : 39]

Begitulah janji Allah pada orang yang mau menyedekahkan hartanya. Nikmat yang bertambah. Sebaliknya, bagi yang enggan bersedekah laknat Allah baginya. Sebagai mana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

مَا مِنْ يَوْمِ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا : اَللَّهُمِّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفَا، وَيَقُوْلُ الآْخَرُ : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفَا

“Tidaklah para hamba berada di pagi hari, melainkan pada pagi itu terdapat dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak’, sedang yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan (harta) kepada orang yang menahan (hartanya)….” [Al-Hadits].

Namum bagaimana jika tak juga berlipat? Mungkin Allah alihkan pada hal lain. Misal, kesehatan hidup, hidup yang bahagia, keluarga yang harmonis. Bukankah itu lebih dari pada sekedar harta benda?

Begitulah Allah memberikan rezeki bagi kita. Rezeki tak hanya berbentuk uang. Dapat tersenyum itu rezeki. Dapat melihat anak tumbuh dengan sehat juga rezeki. Dapat suami sholeh, penuh kasih sayang apa lagi. Rezeki itu karunia dari Allah yang membuat indah hidup kita. Membuat kita merasa bahagia dalam hidup. Jadi rezeki tidak melulu berupa harta benda. Nikmat dan kebahagiaan hidup adalah rezeki yang hakiki.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : ummi-online

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *