Agar Sabar Tidak Bernilai Sia-Sia

Yang dibutuhkan oleh seorang hamba dalam bersabar agar tidak bernilai sia-sia? Berikut penjelasannya.
1. Sebelum beramal hendaknya kita terlebih dahulu membenarkan niat dan mengikhlaskannya. Hal ini wajib diamalkan agar dapat menjaga diri dari niat yang salah serta mampu bersabar untuk tidak sombong atas amalan yang dikerjakan. Sehingga, adapun amalan yang seseorang lakukan secara sembunyi-sembunyi dapat dipertahankan untuk tidak beralih menjadi amal terang-terangan.

 2. Saat beramal dengan bersabar, maka mantapkanlah hati untuk teguh dalam menghadapi godaan, selalu menyertakan niat yang lurus, serta senantiasa menghadirkan hati di hadapan Allah dalam situasi apapun.
3. Setelah beramal dengan hati, lisan, maupun tindakan, maka bersabarlah menghadapi hal-hal yang dapat menggugurkan amal ketaatan. Sehingga, kita tidak dengan mudah terperdaya oleh nafsu sesaat yang hanya akan menjerumuskan kita ke lubang kedzaliman.
Dengan demikian, marilah kita kembali bertafakur bahwasanya Allah SWT telah menjadikan sabar dan takwa sebagai syarat keberuntungan di balik setiap ujian sabar yang diberikanNya kepada kita. Dan, yakini selalu bahwa sejatinya tidak ada satupun kesabaran yang sia-sia, melainkan hanyalah kemenangan ruh, hati, dan akal yang akan Allah hadirkan. Allah berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman. Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” (QS. Ali Imron: 200).
semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara
referensi : ummi-online

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *