Tauhid Yang Lurus Dapat Menjadikan Sholat Khusyu

2016-10-19_5-02-05

kita tahu bahwa sholat adalah kewajiban. Namun, kita akui bahwa untuk mencapai khusyu dalam sholat itu tidaklah mudah. Bahkan, ada orang yang tak sempat memikirkan khusyu dalam sholat, ia hanya merasa cukup dengan melaksanakan sholatnya saja. Padahal Alloh memerintahkan sholat kepada kita adalah pasti untuk kebahagiaan dunia dan akhirat kita.

Mari kita simak kembali nasehat Luqman kepada putranya, sebagaimana difirmankan oleh Alloh Swt., “Hai anakku, dirikanlah sholat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Alloh).” (QS. Luqman [31] : 17)

Ayat sebelumnya menjelaskan bagaimana Luqman yang menasehati putranya supaya tidak mempersekutukan Alloh Swt. Jadi, nasehat Luqman mengenai sholat ini datang setelah nasehat beliau mengenai tauhiid yang lurus. Maka kita bisa memetik hikmah dari rangkaian ayat ini bahwa sholat yang khusyu bisa tercapai manakala kita telah mengenal Alloh dengan baik dan meluruskan tauhiid kita terhadap-Nya.

Ketika kita sudah tahu dan mengerti kepada siapa kita sholat, kepada siapa kita sedang menyembah, dan kitapun mengerti betapa besarnya kekuasaan Dzat yang sedang kita sembah, maka disitulah kita bisa bertemu dengan satu kondisi hati bernama khusyu.

Semakin kenal dan yakin kepada Alloh sebagai Dzat Yang Maha Kuasa, Maha Mengetahui, Maha Mendengar, Maha Melindungi, Maha Mencukupi Rezeki, Maha Mengampuni, maka insyaa Alloh sholat kita akan semakin berkualitas. Semoga kita termasuk hamba-hamba Alloh yang mampu dan terampil sholat dengan khusyu.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : aagym