Menjadi Da’i Adalah Kewajiban Setiap Muslim

2016-11-21_20-39-30

Karena sesungguhnya hanya Alloh yang kuasa membolak-balik hati manusia. Seorang penceramah tidak bisa membolak-balik hati jamaah untuk menerima atau menolak nasehat. Penceramah tersebut hanya bisa berikhtiar dan berdoa supaya ikhtiarnya diterima oleh Alloh sebagai amal sholeh, dan Alloh-lah yang kuasa membolak-balik hati siapapun yang Dia kehendaki.

Bagi kita berdakwah adalah amal sholeh. Dakwah adalah ibadah. Perkara apakah nasehat yang disampaikan itu diterima atau tidak oleh yang mendengar, Alloh-lah yang membolak-balik hati mereka.

Bagaimana supaya dakwah kita diridhoi oleh Alloh sehingga bisa menjadi jalan perubahan ke arah kebaikan baik bagi kita maupun bagi orang lain? Pertama, niat kita harus lurus, bahwa dakwah yang kita lakukan bukanlah untuk pamer kesholehan, bukan untuk pamer hapalan, ilmu, kepintaran dan wawasan. Bukan itu. Dakwah adalah bentuk pengabdian kita kepada Alloh, bentuk syukur kita kepada Alloh yang telah mentakdirkan kita memiliki sedikit ilmu.

Sebagai orang Islam dan beriman kepada Alloh Swt. juga kepada rasul-Nya, kita memiliki tugas untuk menyampaikan ajaran Islam. Selain wajib bagi kita untuk terus-menerus memperbaiki diri, kita juga memiliki misi untuk mengajak orang lain kepada jalan yang Alloh ridhoi. Rasulullah Saw. bersabda, “Sampaikanlah dariku walau satu ayat.” (HR. Bukhori)

Berdakwah bukan hanya tugas para alim ulama, bukan hanya tugas para dai atau orang yang mendalami ilmu agama saja. Berdakwah adalah tugas setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda. Karena sesungguhnya apapun profesinya, wajib bagi kita memiliki wawasan agama Islam, karena itu adalah fondasi dan ruh hidup kita.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : aagym

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *