Jika Seseorang Meraih Kesuksesan Hendaklah Banyak Beristighfar Dan Bertasbih

2016-11-13_6-56-34

sangatlah tepat jika seseorang menang atau sukses itu banyak beristighfar berdasarkan fakta-fakta berikut.

  1. Bisa jadi dalam meraih kesuksesan dan kemenangan, manusia tidak sabar, sebagaimana disinggung Allah,“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat,”(QS Al-Baqarah [2]: 214). Di sinilah tepat jika diperintahkan untuk beristighfar.
  2. Agar seseorang setelah meraih kemenangan dan kesuksesan tidak mabuk kemenangan sehingga terkadang merayakannya secara berlebihan, bahkan dengan maksiat kepada Allah yang telah memberinya kemenangan dan kesuksesan tersebut.
  3. Dalam meraih kemenangan dan  kesuksesan, mungkin saja ada cara-cara yang tidak diridhai Allah.
  4. Barangkali ada kekurangan dalam memuji Allah dan mensyukuri beragam nikmatnya yang melimpah dan tidak terbilang, termasuk nikmat kemenangan dan kesuksesan.
  5. Agar meredam rasa ego dan sombong yang sering menyelimuti hati orang yang menang dan sukses.
  6. Juga untuk meredam rasa dendam terhadap musuh-musuhnya atau lawan tanding/politiknya yang terkadang sulit bagi kebanyakan orang melupakannya.

Sikap inilah yang dipraktikkan Rasulullah saw sebagaimana riwayat di atas, bahwa setelah turun surat ini, beliau saw banyak membaca tasbih dan istighfar. Semoga hal ini pula yang kita lakukan tiap kita meraih kesuksesan dan kemenangan sehingga Allah memberikan keberkahan hidup kita, keluarga, bangsa dan negara kita.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : ummi-online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *