Ciri Mukmin Sejati

2016-11-18_5-32-16

Tidak ada yang membahayakan diri kita selain dari keburukan kita sendiri. Kita pasti punya kekurangan. Maka, akuilah itu dan perbaikilah. Jangan malu untuk mengakui kekurangan diri kita. Kitapun pasti pernah melakukan kesalahan, akuilah itu dan beranilah untuk meminta maaf. Jika seseorang sudah punya penyakit di dalam hatinya untuk tidak mau mengakui kesalahannnya apalagi meminta maaf, maka ini akan fatal akibatnya.

Orang yang tidak mau mengakui kesalahan, apalagi sampai menyalahkan orang lain, maka orang yang demikian adalah pengecut dan munafik. Memiliki kekurangan dan kesalahan itu bukanlah hal yang buruk, adapun yang buruk adalah jika memiliki kekurangan dan kesalahan tapi tidak mau mengakuinya dan tidak mau memperbaiki diri.

Alloh Swt. berfirman, “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Alloh, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Alloh? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali ‘Imron [3] : 135)

Mengakui kekurangan dan kesalahan diri serta meminta maaf atasnya adalah sikap mukmin yang sejati. Sikap yang membuktikan bahwa tidak ada apapun yang ditakuti kecuali Alloh Swt. Sungguh mulia sikap yang demikian dan semoga kita termasuk di dalamnya

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : aagym

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *