Belajar Dari Ibnu Abbas Tentang Akhlaq

 

2016-11-22_5-47-28

Pada suatu ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. sedang mendirikan shalat sunnah dan Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu mengikutinya di belakang. Lalu, Nabi Shallallahu’alaihi wasallam. menarik tangannya sehingga ia berdiri tepat di samping kanan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. Sebagaimana tata cara shalat berjemaah dengan satu makmum: posisi makmum tepat berada sejajar disamping kanan imam. Akan tetapi, Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu malah kembali mundur ke belakang dan shalat di belakang beliau.

Seusai shalat, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. bertanya kepada Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, “Mengapa kamu mundur ke belakang?”

Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu. menjawab, “Wahai Rasulullah, engkau adalah pesuruh Allah, bagaimana saya dapat berdiri sejajar denganmu?”

Mendengar jawaban tersebut, Rasulullah mendoakannya agar ditambahkan ilmu dan kepahaman agama kepadanya.
Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu. sangat menghormati kedudukan Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. sehingga ia melayani beliau dengan sepenuh hati.

Keutamaan seorang murid yang menghormati gurunya dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, sebagaimana sabda beliau, “Bukanlah termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati orang yang tua, tidak menyayangi yang muda, dan tidak mengerti hak ulama kami.” (HR Ahmad dan Hakim)

Imam Nawawi Radhiyallahu ‘Anhu. berkata, “Hendaklah seorang murid memperhatikan gurunya dengan pandangan penghormatan. Hendaklah ia meyakini keahlian gurunya dibandingkanyang lain. Karena halitu akan mengantarkan seorang murid untuk mengambil manfaat yang banyak darinya dan lebih bisa membekas dalam hati terhadap apa yang ia ambil dari gurunya tersebut.”

semoga aartikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : islampos