Tips Mengobati Kekecewaan

2016-05-27_6-33-03

Berikut ini beberapa tips ampuh untuk mengobati kekecewaan:

1. Berhenti bersandar pada selain Allah

Biasanya yang menyebabkan kekecewaan adalah karena kita ‘bersandar’ pada makhluk, kita berharap sesuatu dari makhluk, sehingga ketika harapan itu tak tercapai… kita pun merasa kecewa. Agar tak lagi terjerumus pada lubang kekecewaan yang dalam, ada baiknya berhenti berharap dan menyandarkan harapan pada selain Allah! Bergantunglah hanya pada Allah, dalam semua urusan.

“Allah adalah Rabb yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.” (QS. al-Ikhlash: 2)

Ibrahim berkata: ”ash-Shamad artinya Dzat yang menjadi tempat bergantungnya para hamba dalam kebutuhan-kebutuhannya”. (ad-Durr al-Mantsūr, jilid 15, hlm. 782)

2. Introspeksi diri

Banyak orang yang merasa kecewa lantas mencari kambing hitam untuk melampiaskan kekecewaannya. Sebenarnya kekecewaan yang hadir bisa menjadi alasan untuk introspeksi diri kita sendiri: Apa yang membuat kita merasa sangat kecewa? Apa yang perlu dilakukan untuk mereduksi kekecewaan tersebut?

Alih-alih melarikan diri dari rasa kecewa, lebih baik evaluasi rasa kecewa tersebut agar jelas apa yang perlu kita lakukan supaya mendapatkan hal yang lebih baik di masa mendatang? Misalkan kecewa karena usaha bangkrut, daripada drop lama, coba deh evaluasi apa yang membuat usaha itu bangkrut dan bagaimana agar bisa membangun usaha lain yang lebih mantap secara perhitungan maupun praktiknya.

 

3. Mengalihkan perhatian pada hal lain yang penting

Banyak yang tak bisa mengendalikan rasa kecewanya lalu mencari distraksi berupa minuman keras, obat-obatan terlarang, atau perzinaan, sungguh inilah jenis pengalih perhatian bagi orang-orang pengecut dan lemah. Orang yang beriman pada Allah akan mengalihkan perhatiannya pada hal-hal yang memberi manfaat untuk umat, misalkan mengadakan kegiatan sosial, menjadi relawan di tempat bencana. Dengan mengalihkan perhatian pada hal yang penting dan bermanfaat akan membuat kita melupakan kekecewaan yang sedang melanda hati.

4. Menerima apa yang terjadi

Sadari bahwa apa yang kita anggap buruk belum tentu buruk, apa yang kita anggap baik belum tentu baik, dan kemudian menerima apa yang terjadi, merupakan obat kecewa yang tak kalah mujarab. Kita bisa semakin tersadarkan betapa lemahnya manusia dan betapa besarnya kuasa Allah.

5. Ambil sisi positif dari rasa kecewa tersebut

Percayalah bahwa selalu ada hal positif dalam segala sesuatu termasuk dalam kekecewaan. Kekecewaan bisa menghadirkan hal-hal manis jikalau kita bisa mengambil sisi positifnya dan belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah sahara

referensi : ummi-online

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *