Pengaruh Makanan Halal Dan Haram

2016-05-20_7-28-25

Iman adalah penguat bagi seorang muslim. Ya, seorang muslim bisa melakukan amalan-amalan shaleh jika dibarengi rasa iman. Ia bisa menjaga dirinya dari perbuatan tercela dengan adanya iman. Hanya, terkadang iman seseorang itu tidak bisa menetap. Ada saatnya kualitas iman menurun. Mengapa bisa terjadi?Salah satu penyebabnya ada pada isi perut Anda. Apa hubungannya? Hal ini terjadi dari asal mula makanan itu didapat, dengan cara halal ataukah haram, dan makanan yang dikonsumsi itu termasuk dalam kategori halal ataukah haram. Sebab, makanan yang Anda konsumsi bisa mempengaruhi produktivitas iman.

Lain halnya apabila kita mendapatkan rezeki atau makanan yang halal. Maka itu bisa menjadi salah satu faktor pendorong untuk kita agar senantiasa melakukan amalan shaleh. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (QS. Al-Mu’minun: 51).

Kita harus menyadari bahwa kedekatan kita dengan Allah itu sangatlah penting. Mengingat, jika kita jauh dari Allah, maka hidup kita pun akan terasa lebih sulit. Sebab, Allah-lah yang selama ini membantu hidup kita menjadi baik dan berkah.

Jadi, jika kita ingin dekat dengan Allah, tingkatkan kembali kualitas iman kita. Jangan sampai yang haram melenakkan kita. Apalagi hanya untuk sekadar mengisi perut. Ingatlah, bahwa rezeki halal dari Allah itu sangatlah luas. Maka, tak ada alasan bagi kita untuk mengonsumsi makanan haram.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : islampos

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *