Memilih Amal Baik Atau Memilih Amal Buruk

2016-10-27_9-24-45

Hidup ini ada yang bisa kita pilih dan ada yang tidak bisa kita pilih. Ada takdir yang memang bukan tempatnya untuk kita pilih, misalnya setiap orang tidak bisa memilih dilahirkan dalam sebagai laki-laki atau perempuan, tidak bisa memilih dilahirkan dari orangtua yang mana, dan dilahirkan dimana. Benar-benar ini adalah pilihan Alloh, dan setiap ketetapan Alloh pasti yang terbaik.

Selain sesuatu yang tidak bisa kita pilih, ada juga yang bisa kita pilih. Dan, untuk yang satu ini setiap pilihan yang kita ambil pasti ada konsekwensinya, ada balasannya. Tapi, setiap pilihan yang kita tentukan, baru bisa terjadi jika Alloh mengizinkan.

Alloh Swt. berfirman, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Al Zalzalah [99] : 7-8)
Seperti sholat misalnya. Kita diberi kesempatan oleh Alloh untuk memilih : mau sholat Subuh atau tidak, mau berjamaah di masjid atau mau sendirian saja di rumah. Kalau di masjid, maka ke masjidnya mau awal waktu atau akhir waktu, mau di shaf paling depan atau di belakang, mau sholat sunnah dulu atau langsung duduk.

Sesudah sholat mau dzikir dulu atau langsung pergi. Bertemu dengan kotak infak, kita punya pilihan untuk berinfak atau tidak. Begitu seterusnya.

Begitulah, Alloh Swt. memberi kita kesempatan untuk memilih mau taat kepada-Nya atau tidak. Mau beramal sholeh atau tidak. Mau ikhlas atau mencari pujian makhluk. Dan, setiap pilihan kita ada balasannya di sisi Alloh. Semoga kita termasuk orang-orang yang bersegera dalam memilih ketaatan, memilih untuk mengisi waktu-waktu kita dengan beramal sholeh.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : aagym

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *