Memanfaatkan Usia Sebaik-baiknya

2016-03-20_0-29-29

Persoalannya adalah sudahkah kita hidup dengan mengoptimalkan setiap detik usia atau menyia-nyiakannya?

Pertanyaan ini penting diajukan mengingat umat Islam masih banyak yang terjebak dalam kemacetan berpikir tentang potensi usia yang dimilikinya. Banyak yang berpikir, ia baru akan berbuat baik, pergi ke masjid, mengaji dan ibadah lainnya nanti setelah usia lima puluhan, enam puluhan bahkan tujuh puluhan.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba di hari kiamat hingga ditanyakan kepadanya empat hal: Usianya untuk apa ia habiskan, masa mudanya bagaimana ia pergunakan, hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia keluarkan, serta ilmunya, apa yang ia telah perbuat dengannya.”

Bila kita renungi lebih jauh, maka kita akan dapatkan bahwa seluruh rangkaian kewajiban agama merupakan peringatan bagi diri kita tentang perjalanan usia. Lihatlah bagaimana permulaan masuk waktu subuh, misalnya. Tatkala malam membuka selimut fajarnya, berdirilah seorang muadzin menyerukan setiap insan yang tengah terlelap dalam tidurnya, “hayya ala shalah”. (Marilah tunaikan shalat) “As-shalatu khairu min nawum”. (Shalat itu lebih baik daripada tidur).

Untuk itulah, para ulama terdahulu, dalam upayanya optimalisasi setiap detik kehidupan yang dijalaninya, mengatakan, shalat lima waktu adalah “neraca harian” kita. Shalat Jumat merupakan “neraca pekanan”,puasa di bulan Ramadhan menjadi semacam “neraca tahunan” dan menunaikan haji menjadi “neraca atau timbangan usia” kita.

patut kita renungi anjuran doa yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai upaya optimalisasi usia. Doa itu, “Allahuma Inni A’udzu bika Minal Hammi wal Hazn, Wa A’udzu bika Minal ‘Azli wal Kasl” (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesengsaraan dan kesedihan dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan).

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

refeferensi : dakwatuna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *