Kritik Yang Baik Bukan Bullying

2016-05-20_7-19-41

Mungkin akhlak dan moral berada pada orbit yang berbeda dengan beberapa hasil perkembangan zaman lainnya seperti berkembangnya elektronik yang ada pada saat ini. Tetapi ternyata di antara keduanya memiliki hubungan yang tidak bisa dipisahkan.

Jika perkembangan elektronik membawa pada manusia mengenal beragam sosial media, yang membuat dia tidak hanya berkomunikasi atau berinteraksi melalui dunia nyata saja melainkan melalui dunia maya juga, maka akhlak dan moral si pengguna dan penikmat perkembangan elektronik tadi akan terpancar dari dunia maya yang ia geluti.

Setiap orang mungkin punya cara main dan polanya sendiri-sendiri. Tetapi sangat disayangkan apabila cara main dan pola ini ternyata terlalu mengandung banyak cacat dan tak layak untuk dikonsumsi.

Mudah mungkin ketika kita melakukan kesalahan di dunia nyata, kita hanya perlu meminta maaf, menampakkan wajah penyesalan, menyodorkan tangan untuk berjabat atau hal-hal lainnya yang biasa digunakan untuk permintaan maaf. Tetapi kesalahan di dunia maya ternyata tidak semudah itu untuk dihilangkan apalagi dimaafkan.

Fitur-fitur dan ragam kekereatifan yang tidak bisa dibendung ini ternyata berdampak kesulitan untuk melupakan atau bahkan memaafkan kesalahan beberapa orang. Salah sedikit, captured! Salah sedikit, muncul ragam meme yang menghujat. Percaya atau tidak, inilah yang terjadi.

Bullying atau mengucilkan dan mengabaikan bahkan mencecar orang di dunia maya saat ini seolah sudah menjadi sebuah tradisi. Satu saja kesalahan kecil, akan mengundang ragam episode bullying di sosial media. Kasusnya terjadi di kota Medan, misalnya, tetapi satu Indonesia turut menghujat habis-habisan.

Kritik boleh saja, tak ada yang melarang. Beropini pun silakan saja. Tetapi akan sangat disayangkan jika ternyata Indonesia dengan ragam kekayaannya, ternyata hanya mampu menghasilkan bullying dari sebuah kesalahan warga/masyarakatnya.

Akan lebih baik jika yang dihasilkan adalah argumen atau opini dan kritik yang membangun, bukan meme yang menyinggung atau komentar-komentar yang kasar di berbagai akun sosial media yang ada

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *