Ilmu Meninggikan Derajat Manusia

2016-10-08_9-31-18

“Sesungguhnya manusia terbaik yang ada di antaramu yaitu mereka yang paling baik akhlaknya dan paling banyak manfaatnya”. (HR. Bukhori dan Muslim)

Begitu pula yang diajarkan oleh agama. “Demi waktu. Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman dan beramal sholeh serta saling menasehati pada jalan kebenaran dan juga kesabaran” (Q.S. Al-‘Asr [103]: 1-4).

Sungguh setiap manusia akan binasa, kecuali mereka yang berilmu. Sungguh mereka yang berilmu juga akan tiada kecuali mereka yang beramal. Dan Sungguh mereka yang beramal pun juga akan binasa kecuali mereka yang selalu ikhlas dalam melakukan segalanya.

Ada orang-orang yang ilmunya tinggi tapi ia terus belajar. Ada pula orang-orang yang ilmunya dangkal tapi ia sudah merasa pintar. Ada yang kebaikannya berlimpah tapi merasa hina. Ada yang keburukannya berlimpah tapi justru malah merasa mulia. Dua orang menghadapi masalah yang sama. Yang satu jatuh dan terpuruk, yang satu lagi bisa bangkit dan hidupnya terus tumbuh dan membaik.

Sungguh, Anda adalah nahkoda dan jenderal utama dalam kehidupan Anda. Seperti yang pernah dikatakan oleh Ibnu Taimiyah, “Surga dan tamanku ada di dadaku, kemanapun aku pergi ia selalu bersamaku dan tak pernah berpisah denganku. Jika aku dipenjara, maka itu adalah khalwat, jika aku dibunuh maka itu syahid, jika aku diusir maka itu tamasya. Aku bukanlah orang yang terpenjara, karena orang yang terpenjara adalah mereka yang dipenjarakan hatinya ditengah perjalanannya mencari Tuhannya, dan aku bukanlah orang yang ditawan karena orang yang tertawan adalah mereka yang ditawan oleh hawa nafsunya.”

Ingat satu hal yang selalu dikatakan orang-orang besar, “Jangan pernah berpikir apa yang bisa negara, keluarga, komunitas dan  agama yang bisa berikan padamu, tapi berpikirlah apa yang bisa kamu berikan untuk negara, keluarga, komunitas, dan agamamu.”

Tak jarang terucap do’a indah untuk Anda baik dari manusia, hewan, tumbuhan atau makhluk yang lain dengan bahasa mereka masing-masing. Lalu Tuhan pun mencintai Anda dan tersenyum manis kepada Anda hingga Dia pun selalu mencukupi kebutuhanmu dan membahagiakan kehidupan Anda di dunia maupun di akhirat kelak, lebih-lebih teruntuk anak cucu keturunan Anda.

Itulah inti kebahagiaan dan kenikmatan hidup serta buah dari selalu berbuat baik dan bermanfaat untuk sesama makhluk. Itu pulalah alasan utama Tuhan memberikan Anda kesempatan hidup di kehidupan dunia ini. Hidup hanyalah sekali maka berartilah dan bermaknalah dalam hidup ini.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : dakwatuna

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *