Dosa Pertama Di Dunia Itu Bernama Dengki

2016-10-17_5-58-21

Sifat dengki atau hasad merupakan salah satu penyakit hati yang parah, sehingga Imam Al-Ghazali menggolongkannya sebagai sebuah dosa besar. Dengki atau Hasad adalah keinginan atau harapan agar nikmat yang ada pada orang lain lenyap. Seolah ia tidak ridha dengan kekentuan Allah swt, bahwa Allah telah menentukan rejeki , keistimewaan dan kebaikan bagi tiap hamba-Nya, masing-masing sudah ada bagiannya. Allah swt telah mengajarkan kita untuk senantiasa memohon perlindungan kepada-Nya dari sifat dengki, yakni seperti tercantum dalam surat Al-Falaq.

Qul ‘audzu birrabbil falaq. Min syarri maa khalaq. Wa min syarri ghaasiqin idza waqab. Wamin syarri naffasaati fil uqod wamin syarri haasidin idza hasaad.   ….. “ dan dari kejahatan pendengki ketika melakukan kedengkian.

Siapa yang mengajarkan kedengkian ini kepada makhluk manusia? Jawabannya adalah Iblis laknatullah. Sejak awal penciptaan Nabi Adam as, Iblis sudah merasa dengki terhadap Adam as, atas keutamaan/keistimewaan yang dikaruniakan Allah kepada Nabi Adam.

Betapa dahsyat kerusakan yang disebabkan oleh sifat dengki. Maka sangat bisa dimengerti, sabda Rasulullah saw: al Hasadu ya’kulul hasanaat, kama ta’kulu annar alhathabu “ (HR. Abu Dawud). Kedengkian akan memakan seluruh kebaikan, sebagaimana api akan melahap/membakar kayu bakar” .

Demikian juga dengan dengki, ia akan menghanguskan amal-amal shalih yang sudah dilakukan pelakunya. Sungguh rugi dan bangkrut, orang-orang yang melakukan kedengkian, dia menyangka akan memanen amal-amal baiknya di surga kelak, namun ternyata sangkaan dan harapannya kosong belaka. Pahala amal-amalnya hangus karena kedengkian yang ada pada dirinya. Dan sungguh beruntung, orang yang hatinya selalu lapang dan bersih, tidak ada dengki di dalam dirinya.

“ laa tahasabuu wa laa taqaatha’u wa laa tabaghadhu wa laa tabaadaru wa kuunuu ibaadallahi ikhwaana “ Janganlah kalian saling mendengki, jangan saling memutuskan persaudaraan, jangan saling membenci, jangan saling menipu/memperdaya, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling besaudara.   (HR   Bukhari   Muslim).

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : dakwatuna

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *