Berpikiran Positif Ala Rasulullah SAW

2016-10-17_7-28-51

Tidak mudah memang, menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Secara manusiawi, Rasulullah saw juga merasakan kesedihan, saat dakwahnya ke Thaif di tolak oleh penduduk Thaif. Bahkan malaikat Jibril pun ikut “bersedih” dan “geram“ terhadap penduduk Thaif, sehingga malaikat menawarkan bantuan kepada Rasulullah SAW:

“Ya Rasulullah, jika engkau perintahkan kami untuk mengangkat bukit Uhud dan melemparkannya untuk menghancurkan penduduk Thaif, sungguh akan kami lakukan.”

Tapi apa jawaban Rasul SAW yang mulia?

“Tidak wahai Jibril, sesungguhnya saya diperintah bukan untuk menghancurkan mereka dan menghukum mereka, akan tetapi saya diperintah untuk mengajak mereka kepada keimanan. Maka kalaupun hari ini mereka belum mau beriman, semoga besok mau menerima, kalau besok juga belum, semoga minggu depan, atau bulan depan, atau tahun depan. Kalau pun sampai meninggal mereka belum mau beriman, semoga anak keturunan mereka mau beriman.”

Kemudian Rasul saw mendoakan mereka

“Ya Allah, berilah petunjuk pada kaumku, sesungguhnya mereka tidak/belum mengetahui.”

Sepuluh tahun kemudian, seluruh penduduk Thaif beriman kepada Allah dan rasul-Nya. Saat pemerintahan Abu bakar terjadi gelombang murtad, tak satu pun penduduk Thaif yang murtad.

Ada rasa sedih wajar, tapi kesedihan jangan sampai membuat kita kehilangan optimisme dan harapan. Kesedihan tidak membuat kita berputus asa dan lemah. Seruan dan dakwah yang belum disambut dengan baik oleh masyarakat, niat baik dan perjuangan untuk melayani masyarakat ternyata belum direspon dengan kebaikan, jangan pernah membuat kita lemah dan kehilangan asa, untuk terus menebar kebaikan dan memperjuangkan tegaknya kebenaran dan keadilan di muka bumi. Sepanjang semua langkah yang kita lakukan didasari dengan niat yang tulus, penuh kesadaran menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, dilandasi dengan semangat melayani masyarakat.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : dakwatuna

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *