Tips Menyimpan Daging Kurban Dengan Baik

2016-03-10_7-58-17

Berikut tips menyimpan daging kurban dengan baik, menurut Kepala Laboratorium Fakultas Peternakan UGM.

Kenali Daging Kurban yang Baik

Pertama, ada baiknya kenali daging kurban yang baik untuk di konsumsi dan disimpan, karena secara umum daging yang sehat berwarna merah segar, tidak berlendir, dan memiliki bau khas. Jika daging kurban sudah terdapat perubahan, maka tidak layak untuk di konsumsi.

Simpan Daging Kurban dalam Plastik Food Grade

Setelah diketahui bagian daging yang baik, maka lakukan pemotongan daging sesuai takaran konsumsi masing-masing dan pisahkan dengan memasukkan ke dalam plastik. Hal ini, dilakukan agar ketika ingin memasak daging, hanya mengambil beberapa potongan daging saja dan tidak perlu lagi untuk mengeluarkan semua. Plastik yang digunakan akan lebih baik menggunakan warna transparan dan hindari penggunaan plasti berwarna-warni.

Masukkan Daging Kurban Secara Bertahap 

Memasukkan daging kedalam kulkas, sangat di anjurkan untuk melakukan secara bertahap, yaitu letakkan daging di bagian bawah kulkas terlebih dahulu selama 10-12 jam. Kemudian, pindahkan daging kedalam freezer. Hal ini untuk menghindari daging yang alot akibat terkejut dengan suhu yang langsung dingin.

Keluarkan Daging Kurban Secara Bertahap

Mengeluarkan daging dari kulkas juga sama tahapannya, yaitu pindahkan daging darifreezer ke bagian bawah kulkas dan biarkan selama 10 jam. Setelah itu keluarkan daging dari kulkas dan daging dapat di masak.

Pisahkan Daging dari Jeroan

Biasanya, daging yang di berikan sudah di campurkan antara daging, jeroan, kulit, tulang, dan lainnya. Sehingga perlu dilakukan pemisahan, karena jeroan lebih cepat rusak dari pada daging. Disarankan untuk menyimpan dengan freezer yang berbeda.

Simpan pada Suhu yang Tepat

Daging kurban yang disimpan pada bagian bawah kulkas hanya bertahan hingga 3 – 4 hari. Namun jika di simpan pada suhu yang semakin rendah sekitar 10 derjat Celcius hingga minus 12 derjat Celsius, maka daging dapat bertahan hingga 6 bulan dengan tidak terjadi perubahan nutrien pada daging.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat sahara

referensi : ummi-online

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *