Perkataan Baik Yang Membawa Ke Surga

2016-04-02_7-19-23

Menjadi baik adalah sebuah pilihan. Kita tidak selamanya bisa memaksakan seseorang menjadi seperti yang kita minta. Tapi menyampaikan kebenaran dengan cara yang benar itu bermakna lain. Ia adalah sebuah kewajiban bukan pemaksaan kehendak.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)

Ibnu Katsir berkata, “Orang yang paling baik perkataannya adalah yang mengajak hamba Allah ke jalan-Nya.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 12: 240)

Asy Syaukani menyebutkan, “Yang dimaksud dalam ayat di atas adalah orang yang berdakwah untuk mentauhidkan Allah dan taat kepada-Nya. Menurut Al Hasan Al Bashri, “Dia adalah mukmin yang Allah menerima seruannya dan  ia pun menyeru yang lain untuk taat kepada Allah.” (Fathul Qodir, 6: 354 – Asy Syamilah).

Maka memilih dakwah menjadi jalan hidup adalah suatu pilihan yang benar. Dakwah dapat mengubah kehidupan orang lain yang gelap menjadi terang. Mengajak mereka mengingat jalan pulang menuju Rabb-nya.

Inginkah kita mengajak orang lain bersama kita menggapai surga?

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi  : muslimahzone

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *