Jenis Rezeki Yang Dijelaskan dalam Qur’an

2016-03-16_8-14-15

Berikut ini beberapa jenis rezeki yang dijelaskan dalam Qur’an dan perlu kita pahami:

1.Rezeki yang dijamin oleh Allah dan diberikanNya untuk seluruh makhluk

“Tidak suatu binatang pun (termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya.”(QS. Hud:

Tidak hanya berupa harta benda, kesehatan kita juga adalah rezekiNya, demikian pula keluarga, makan, dan minum, semua adalah rezeki tingkat dasar yang Allah berikan pada setiap makhlukNya.

2. Rezeki yang didapat besarannya sesuai dengan apa yang diusahakan

“Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya” (QS. An-Najm: 39)

Tidak peduli muslim ataupun kafir, setiap orang memperoleh sesuai dengan yang diusahakannya. Oleh sebab itu orang yang lebih memiliki keahlian akan mendapat rezeki lebih besar daripada yang kurang memiliki keterampilan. Manusia perlu meningkatkan kemampuannya jika ingin memperoleh rezeki yang lebih besar dariNya.

3. Rezeki berupa tambahan nikmat bagi orang-orang yang pandai bersyukur

“… Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Beda orang bersyukur dan orang yang tidak bersyukur ada pada perasaan nikmat yang diterima. Orang yang pandai bersyukur bahkan sekalipun hanya mendapat sedikit, rasa syukurnya bisa membuat yang sedikit itu menjadi cukup.

Sebaliknya, orang yang kufur alias tidak bisa bersyukur, sebanyak apapun rezeki yang diterimanya ia akan terus-menerus merasa kurang dan tidak puas.

Bisa dikatakan bahwa tambahan nikmat ini adalah karunia Allah bagi yang bersyukur, dan perasaan tidak pernah puas itu merupakan ‘azab’ Allah bagi orang yang tidak mampu bersyukur.

4. Rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka khusus bagi orang yang bertaqwa dan bertawakal

“…. Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

Orang yang bertaqwa dan bertawakal pada Allah akan memperoleh rezeki yang tak terduga, bahkan setiap permasalahan yang dihadapinya bisa Allah tunjukkan jalan keluarnya. Berbeda dengan orang kafir yang mungkin tampak banyak harta, dikelilingi kemewahan dan kecantikan, namun senantiasa terbelit permasalahan yang membuat depresi, tersiksa dan bahkan tak bisa merasakan ketenangan hati.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : ummi-online

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *