Fadhilah Puasa Arafah

2016-03-10_7-58-17

Jika ada kesempatan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, bodohkah jika kesempatan tersebut tidak diambil?

Yap, jangan sampai kita melewatkan kesempatan baik tersebut, yakni dengan melaksanakan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah nanti. Khusus bagi kaum Muslimin yang tidak melaksanakan ibadah Haji yakni wukuf di Arafah:

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. (HR. Muslim no. 1162)

Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 428) berkata, “Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah.

Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa.”

Baca juga: Larangan Menzhalimi Diri Sendiri di Bulan Dzulhijjah

“Dari Maimunah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan wukuf, lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” (HR. Bukhari no. 1989 dan Muslim no. 1124)

Selain menghapus dosa selama 2 tahun, keutamaan puasa Arafah lainnya adalah dapat membebaskan diri kita dari api neraka:

“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arofah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat.” (HR. Muslim)

Satu tambahan lagi, orang yang berpuasa Arafah in syaa Allah doanya in syaa Allah makbul.

“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir (Tidak ada Ilah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. MilikNyalah segala kerajaan dan segala pujian, Allah Maha Menguasai segala sesuatu).” (HR. Tirmidzi)

Jadi jangan lewatkan 9 Dzulhijjah untuk berpuasa Arafah, bisa dimulai latihannya dari sekarang, terutama yang kondisi fisiknya sedang kurang baik. Semoga Allah beri kesembuhan.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : ummi-online

 

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *