Keagungan Cinta Dan Benci Karena Allah SWT

2016-03-23_6-17-58

Cinta yang paling tinggi dan paling wajib adalah cinta kepada Allah Ta’ala semata, diiringi terbentuknya jiwa oleh sikap hanya menuhankan Allah Ta’ala saja. Hati manusia condong kepadaNya dengan penuh rasa cinta dengan meng-agungkan dan membesarkannya, tunduk dan pasrah secara total serta menghamba kepadaNya.

Dalam Sunan At-Tirmidzi dan lain-lain, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:

أَوْثَقُ عُرَى اْلإِيْمَانِ الْحُبُّ فِي اللهِ وَالْبُغْضُ فِي اللهِ. (رواه الترمذي).

“Tali iman yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.” (HR.At Tirmidzi)

Dalam riwayat lain, Rasulullah juga bersabda:

مَنْ أَحَبَّ لِلَّهِ وَأَبْغَضَ لِلَّهِ وَأَعْطَى لِلَّهِ وَمَنَعَ لِلَّهِ فَقَدِ اسْتَكْمَلَ اْلإِيْمَانَ. (رواه أبو داود والترمذي وقال حديث حسن).

“Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka sungguh telah sempurna Imannya.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, ia mengatakan hadits hasan)

Dari dua hadits di atas kita bisa mengetahui bahwa kita harus memberikan kecintaan dan kesetiaan kita hanya kepada Allah semata. Kita harus mencintai terhadap sesuatu yang dicintai Allah, membenci terhadap segala yang dibenci Allah, ridla kepada apa yang diridlai Allah, tidak ridla kepada yang tidak diridlai Allah, memerintahkan kepada apa yang diperintahkan Allah, mencegah segala yang dicegah Allah, memberi kepada orang yang Allah cintai untuk memberikan dan tidak memberikan kepada orang yang Allah tidak suka jika ia diberi.

Maka cintailah seseorang karena ketaatan nya kepada Alloh bukan karena hartanya, bukan karena jabatanya, bukan karena ketampananya. Sesungguhnya harta akan habis, jabatan akan dipergilirkan, ketampanan akan pudar. Cintailah, berkumpulah dengan orang orang yang sholih karena mereka akan mengajakmu untuk mencintai Alloh. Mereka selalu mengajak untuk kembali kepada aturan Alloh. Mereka sedikit, karena orang taat sedikit jumlahnya. Jangan terpukau dengan yang kebanyakan.

Maka bencilah orang orang munafik, kafir, dan fasik yang terang terangan melakukan kemaksiatan. Berdasarkan Firman Alloh di dalam QS.MUMTAHANAH 60:1. Dan Sabda Nabi Shallalhu alaihi wa sallam, “Sesungguhnya orang yang paling dibenci Alloh adalah orang yang suka menentang perintah Alloh”. Orang orang yang melakukan kemaksiatan secara terang terangan, maka sejatinya dia telah terang terangan menentang perintah Alloh.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : arrahmah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *