Bersandar Kepada Selain Allah SWT Membuat Hidup Terasa Berat

2016-03-10_8-37-50

yang menyebabkan hidup kita terasa berat penyebab yang kedua adalah karena bersandar kepada selain Alloh Swt. Padahal sesungguhnya makhluk itu sekuat apapun atau dengan kekuasaan sebesar apapun, tiada pernah memiliki daya dan kekuatan kecuali karena Alloh yang memberinya.

Rosululloh Saw. pernah berpesan kepada Abdullah bin Qois, “Wahai Abdullah bin Qois, katakanlah, ‘Laa haula wa laa quwwata illaa billaah’, karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga.” (HR. Bukhori)

Kalimat, ‘Laa haula wa laa quwwata illaa billaah’ (tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali atas kehendak Alloh), adalah pengakuan bahwa sesungguhnya segala sesuatu yang selain Alloh adalah lemah, tiada berdaya, tidak memiliki kuasa apa-apa kecuali Alloh yang mengkaruniakannya kepada mereka.

Orang yang menyandarkan hidupnya kepada makhluk, misalnya kepada atasan, seolah hanya atasannyalah yang bisa menjamin rezeki dirinya dan keluarganya, rela memenuhi perintah atasan tanpa peduli kebaikan atau kemunkaran, maka betapa terasa berat hidupnya. Pikirannya dikejar-kejar dengan berbagai persangkaan, bagaimana kalau ia dipecat, bagaimana kalau atasannya meninggal, bagaimana kalau begini dan begitu. Sangat rumit dan menyiksa, hidupnya terasa sempit.     

Seorang istri yang terlalu menyandarkan hidupnya pada suami, maka akan resah gelisah, takut suaminya di PHK, takut suaminya tidak naik jabatan sementara kebutuhan hidup terus meningkat. Padahal suami bukanlah pemberi rezeki, suami adalah penerima rezeki, yaitu rezeki dari Alloh Swt. Suami hanyalah jalan datangnya rezeki bagi istri. Jika seorang istri meyakini hanya Alloh Yang Maha Pemberi Rezeki maka akan tenang hidupnya, lapang hatinya.

Sungguh keyakinan kepada Allah yang kuat akan mendatangkan ketenangan dan kemantapan diri kita dalam menjalani hidup. Semoga kita termasuk hamba-hamba Alloh yang menyandarkan hidup hanya kepada-Nya.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : smstauhiid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *