Nikmat Dalam Beribadah

2016-04-05_6-33-23

Syaikh Ibnu Atho’illah, semoga Alloh meridhoinya, menerangkan, “Siapa yang dapat merasakan buah dari amal ibadahnya di dunia ini, maka itu dapat dijadikan tanda diterimanya amal oleh Alloh Swt.”

Sungguh, sehebat apapun amal, jikalau Alloh tidak menerimanya, maka amal itu sia-sia. Dan syarat agar amal kita diterima oleh Alloh Swt. adalah yang pertama, niatnya harus ikhlas. Tidak boleh badan menghadap Alloh, tapi hati menghadap kepada selain Alloh. Alloh Swt. berfirman, “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.” (QS. Al Kahfi [18]: 110)

Dan syarat yang kedua, amalnya harus sesuai dengan tuntunan Rosululloh Saw. (ittiba’). Dalam sebuah hadits, Rosululloh Saw. bersabda, “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim)

Salah satu ciri orang yang amalnya lurus karena Alloh dan caranya benar sesuai dengan ajaran Rosululloh Saw. adalah dia diberikan rasa nikmat ketika melakukan amal tersebut. Orang yang sholat dengan niat yang lurus dan cara yang benar, maka akan dikaruniai rasa nikmat di dalam hatinya oleh Alloh manakala ia menunaikan sholatnya itu.

Kalau seseorang sedang sholat, kemudian di dalam hatinya tidak ada rasa nikmat, pikirannya berlompatan kemana-mana, hatinya gersang, Alloh tidak hadir di dalam hatinya, berarti dia ada masalah dengan sholatnya, ada masalah dengan niatnya dan caranya menunaikan sholat.

Maka, semakin nikmat dalam beramal, puas hanya Alloh yang tahu, itu adalah karunia yang besar. Contoh lainnya adalah doa. Apa ciri doa seseorang yang akan diijabah? Yaitu dia menikmati doa tersebut, ia merasakan doa itu meluncur tidak hanya dari lisannya saja tapi juga dari hatinya. Ia merasakan Alloh sangat dekat dan mendengar doanya. Ia pun khusyu, yakin dan mantap dalam doa yang ia panjatkan kepada Alloh Swt. Semakin nikmat ia dalam berdoa, semakin besar kemungkinan doa itu akan diijabah oleh Alloh Swt. In syaa Alloh.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : smstauhiid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *