Menadapat Kerugian Saat Diuji Allah SWT

2016-05-27_6-33-03

Alloh Swt. berfirman, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al Anbiya [21] : 35)

Saudaraku, setiap muslim pasti akan menghadapi ujian. Setiap orang yang menyatakan dirinya beriman kepada Alloh Swt., pasti akan diuji tentang keimanannya itu. Ujian ini tiada lain adalah bentuk kasih sayang Alloh supaya kualitas diri kita lebih baik dan derajat kita di hadapan Alloh naik lebih tinggi.

Ujian itu bentuknya bisa macam-macam. Ada yang diuji dengan kesulitan, ada juga yang diuji dengan kemudahan. Ada yang diuji dengan kelapangan, ada juga yang diuji dengan kesempitan. Beruntunglah orang yang senantiasa bersyukur dan bersabar saat diuji. Namun, sungguh rugi orang yang tidak bersabar dan tidak bersyukur.

Ada yang diuji dengan kemudahan, kekayaan, kenyamanan, akan tetapi dia malah menjadi lalai dari ibadah kepada Alloh, terbuai dengan apa yang ia miliki. Kemudian, ia semakin jauh dari Alloh, terjerembab dalam kesombongan. Ada juga yang diuji dengan kesulitan, kegagalan, kemudian dia berkeluh kesah, sibuk menyalahkan orang lain, meratapi diri dan putus asa. Sungguh rugi orang yang terakhir ini, sudah mengalami kesulitan, malah semakin jauh dengan Alloh karena dia bersikap tidak ridho dan tidak memperbaiki diri.

Saudaraku, dunia ini adalah episode ujian. Keindahan dan kejelekannya, kemudahan dan kesulitannya adalah ujian. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang rugi dalam menghadapi ujian di dunia ini. Semoga kita termasuk orang-orang yang selamat di dunia dan di akhirat.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : smstauhiid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *