Mengobati Dengki Dalam berniaga

2016-04-01_5-56-41

Salah satu ujian dalam perniagaan adalah ujian kedengkian. Terutama bagi mereka yang berjualan saling berdekatan padahal barang yang dijualnya tidak jauh berbeda. Jika kondisi ini dihadapi dengan keadaan hati yang kurang iman, maka akan rentan sekali menjadi lumbung dosa dan permusuhan.

Tetapi bagi orang yang bertauhiid, ia akan yakin bahwa hanya Alloh yang kuasa membagikan rezeki. Ia akan terhindar dari hati yang kotor. Karena ia meyakini bahwa setiap orang yang berjualan itu sudah dilahirkan pasti satu paket dengan rezekinya masing-masing.

Jangankan toko atau warung-warung yang berdampingan dengan barang jualan yang hampir mirip, orang yang satu rumah saja, kakak beradik misalnya, pasti akan beda rezekinya. Jadi, memang tidak perlu ada kedengkian sebenarnya. Rezeki Alloh tidak pernah meleset.

Lantas apa hikmahnya manakala kita sebagai penjual melihat ada pesaing dalam perniagaan kita? Hikmahnya adalah kita bisa lebih banyak belajar. Kalaupun nanti pesaing kita mendapatkan keuntungan dari perniagaannya, keuntungan yang melebihi keuntungan yang kita dapatkan, maka tidak masalah karena itu memang sudah rezekinya. Tidak boleh ada sakit hati, tidak perlu ada iri dan dengki.

Kita berlomba-lomba untuk mendapatkan ilmu dan pelajaran dari pesaing, supaya kita lebih baik dalam berbisnis di jalan Alloh Swt. Hadirnya pesaing bukanlah untuk melahirkan perasaan tidak suka kepadanya, apalagi manakala ia mendapat keuntungan.

Pendengki itu susah melihat orang lain senang, dan senang melihat orang lain susah. Satu hal yang sangat perlu kita camkan adalah bahwa kedengkian kita kepada orang lain itu sama sekali tidak akan mengubah takdir Alloh kepada orang tersebut. Kalau Alloh memang mau memberi rezeki kepada seseorang, maka pasti sampai. Begitu pula kalau Alloh mau memberi rezeki kepada kita, pasti sampai kepada kita.

Tidak ada siapapun dan apapun yang bisa menghalangi kehendak Alloh Swt. Bersatu jin dan manusia untuk menahan rezeki Alloh terhadap kita, maka mereka tak bisa menahannya.

Orang yang beriman, tidak akan dikotori oleh kedengkian dalam berniaga. Rosululloh Saw. bersabda,“Jauhkan diri kalian dari dengki, karena dengki akan memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.” (HR. Abu Daud)

marilah kita senantiasa luruskan niat dalam berniaga. Selalu bersyukur atas apa yang Alloh berikan kepada kita. Dan, senang melihat orang lain mendapatkan rezeki dari Alloh Swt. In syaa Alloh kita akan selalu mendapatkan pahala-Nya. Mungkin kita belum mendapat keuntungan yang besar, tapi setiap hal kecil yang kita lalui dalam perniagaan haruslah menjadi amal sholeh, agar bernilai ibadah dalam penilaian Alloh Swt.

semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat rumah kurma sahara

referensi : smstauhiid

Related Post

One thought on “Mengobati Dengki Dalam berniaga

  1. Eti Rohaeti Reply

    Terima kasih telah menuliskan pengingat tentang berniaga ini, bagus sekali.
    Ibu saya buka warung untuk mengisi hari-harinya, kami sering saling mengingatkan bahwa masing-masing kita ada jatah rezeki sehingga tidak perlu resah manakala ada warung baru.

    Salam,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *